ADVERTISEMENT

Perhatian! Tahun Ini Subsidi BBM-LPG Turun, buat Listrik bakal Naik

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 12 Jan 2022 19:30 WIB
Pekerja tengah menurunkan gas LPG 3 Kilogram di kawasan Jakarta Selatan, Senin (3/1/2021). Skema distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) bersubsidi akan diubah oleh pemerintah mulai tahun ini. Perubahan ini dilakukan karena selama ini distribusi LPG 3 kg dinilai tidak tepat sasaran.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kementerian ESDM mencatat, realisasi subsidi energi tahun 2021 sebesar Rp 131,5 triliun. Kementerian menyatakan, pemerintah tetap mempertahakan subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat.

Subsidi energi ini terdiri dari BBM dan LPG sebesar Rp 83,7 triliun. Kemudian subsidi listrik Rp 47,8 triliun.

"Subsidi energi dipertahankan untuk bisa menjaga daya beli masyarakat terutama dalam pemulihan ekonomi," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam konferensi pers, Rabu (12/1/2022).

Arifin mengatakan, subsidi untuk tahun 2022 akan mengalami perubahan. Menurutnya, subsidi BBM dan LPG akan mengalami penurunan. Sementara, subsidi listrik akan mengalami kenaikan.

"Selanjutnya di tahun 2022 kita ada target baru di mana di sini nanti akan terlihat bahwa subsidi untuk BBM dan LPG akan coba untuk diturunkan tapi di lain sisi memang subsidi listrik ini akan cukup, akan meningkat," katanya.

Dalam catatan Kementerian ESDM, realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM 2021 sebesar Rp 189,2 triliun. Realisasi tersebut 156% dari target sebesar Rp 121,2 triliun. Kemudian, realisasi investasi sebesar US$ 28,2 miliar.

"Di tahun 2021 investasi yang terealisasi di sektor Kementerian ESDM mencapai angka US$ 28,2 miliar atau 107% dibandingkan tahun 2020," ujarnya.



Simak Video "Bukan untuk Innova-Fortuner, Ini yang Berhak Pakai Solar Subsidi"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT