Menteri ESDM Jamin Pasokan Batu Bara PLN Aman, Listrik Tak Jadi Byarpet

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 13 Jan 2022 15:58 WIB
Komisi VII DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menteri ESDM Arifin Tasrif. Salah satu hal yang dibahas dalam rapat ituadalah wacana kenaikan harga elpiji 3 kg.
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Berbagai upaya telah dilakukan agar PT PLN (Persero) mendapat pasokan batu bara untuk pembangkit agar terbebas dari ancaman pemadaman listrik.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan PLN telah mendapat pasokan tambahan batu bara. Hal tersebut dari bantuan produsen batu bara dan asosiasi angkutan.

"Jadi ada tambahan 5,1 juta ton, jadi dalam bulan Januari ini kebutuhan PLN 16,2 juta ton itu bisa diamankan. Itu tentu saja dilaksanakan dengan bantuan produsen-produsen kemudian juga asosiasi angkutan, dan kita minta untuk dikerahkan armada-armadanya untuk mendukung kebutuhan," katanya dalam rapat kerja, Kamis (13/1/2022).

Pasokan batu bara untuk pembangkit khususnya untuk yang besar dan strategis terjaga 15 hari. Dia menekankan, pasokan sampai akhir Januari bisa diamankan.

"Dari situlah bisa kita ambil kesimpulan bahwa dimulai dari 10-11 Januari kemarin, 15 hari operasi untuk lokasi-lokasi PLTU yang strategis, yang besar dan kemudian langsung di jantung distribusi ini kita bisa amankan. Jadi ini sampai akhir Januari kita bisa pastikan pasokan ini bisa diamankan," katanya.

"Untuk kemudian untuk daerah-daerah yang jauh itu kita kasih patokan 20 hari, harus dipenuhi dulu stok 20 hari," sambungnya.

Ia menambahkan, PLN juga sudah memberikan pernyataan terkait pasokan batu bara ini.

"Dari hasil terakhir kemarin sore, kemarin malam sudah ada statement dari PLN bahwa PLN merasa ini sudah bisa diyakinkan, karena kontraknya juga sudah disclose ini langkah-langkah yang kita ambil," ujarnya.

(acd/ara)