Shell Kesulitan Cabut dari Blok Masela, Ada Apa?

CNBCIndonesia - detikFinance
Senin, 17 Jan 2022 21:44 WIB
Shell
Foto: Reuters
Jakarta -

Shell masih belum bisa hengkang dari Blom Masela. Shell Upstream Overseas Services Limited anak usaha Royal Dutch Shell sampai saat ini terpaksa tetap harus bertahan di Blok Masela.

Upaya raksasa migas asal Belanda hengkang dari Indonesia belum bisa terlaksana lantaran terbentur belum lakunya divestasi saham yang belum laku dijual.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto membenarkan bahwa divestasi Shell sebesar 35% di Blok Masela masih belum terlaksana.

"Dan selama Shell belum melakukan divestasi, maka Shell masih menjadi member konsorsium di lapangan abadi Blok Masela. Sekarang kita diskusikan dengan Inepx mengenai tindak lanjut dari proyek Blok Masela ini," terang Dwi saat Konfrensi Pers Capaian Kinerja Hulu Migas dilansir dari CNBC Indonesia, Senin (17/1/2022).

Meski Shell belum bisa hengkang dari RI, pengerjaan survei di Blok Masela masih terus berjalan. Dwi meminta supaya operator yang ada di Blok Masela ini tetap menjaga kinerja. Blok Masela sendiri dikelola oleh dua pihak yang disebut sebagai operator, yaitu Shell dengan saham 35% dan Inpex 65%.

"Kita masih menekankan terus agar operator menjalankan apa yang sudah ada di Plant of Development (PoD). Shell tetap akan berada di sana sesuai kewajibannya, karena divestasi yang ditargetkan akhir tahun 2021 tidak terlaksana," ungkap Dwi.

Sebelumnya, Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman membeberkan Shell masih kesulitasn mencari investor untuk membeli divestasi saham 35% di Blok Masela itu. Aset di Masela dinilai sudah lagi tak kompetitif karena tidak memenuhi syarat green energy.

"Asetnya dianggap tidak kompetitif, karena adanya syarat green energy sekarang ini," terang Fatar kepada CNBC Indonesia, Kamis (30/12/2021).

Bereita selengkapnya baca di sini ya.

Lihat juga Video: Ini Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell dan Total

[Gambas:Video 20detik]



(hal/dna)