Proyek DME Molor 6 Tahun, Jokowi: Ada yang Nyaman dengan Impor!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 24 Jan 2022 11:29 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Jokowi (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan telah memerintahkan proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sejak 6 tahun lalu. Namun, proyek ini baru bisa dimulai saat ini.

Jokowi lantas menyinggung ada yang nyaman jika Indonesia impor.

"Ini perintah sudah 6 tahun lalu saya sampaikan tapi memang kita ini sudah berpuluh-puluh tahun nyaman dengan impor, ada yang nyaman dengan impor," kata Jokowi dalam Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Senin (24/1/2022).

"Memang duduk di zona nyaman itu paling enak, sudah rutinitas terus impor-impor-impor-impor-impor," sambungnya.

Jokowi lalu mengatakan, hal itu merugikan negara dan rakyat karena tidak terbuka lapangan pekerjaan. Untuk proyek DME ini saja, kata Jokowi, bisa menciptakan 11-12 ribu lapangan pekerjaan.

"Nggak berpikir bahwa negara itu dirugikan, rakyat dirugikan, karena nggak terbuka lapangan pekerjaan. Bayangkan tadi disampaikan oleh Menteri Investasi akan membuka lapangan pekerjaan 11-12 ribu di sini," ujarnya.

Menurut Jokowi, jika ada 5 proyek hilirisasi batu bara, 70 ribu lapangan pekerjaan akan tercipta. Lapangan pekerjaan itu yang tercipta secara langsung.

"Kalau ada 5 investasi seperti yang ada di hadapan kita ini 70 ribu lapangan pekerjaan akan tercipta, itu yang langsung, yang tidak langsung biasanya 2 sampai 3 kali lipat," terangnya.

Simak Video 'Proyek Hilirisasi Batu Bara Ditargetkan Rampung dalam 30 Bulan':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/eds)