Hitung-hitungan Jokowi, Potensi EBT RI Capai 418.000 Megawatt

Iffa Naila Safira - detikFinance
Senin, 24 Jan 2022 19:15 WIB
Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan tunai bagi para pedagang di Pasar Baru Tanjung Enim, Sumsel. Besarnya bantuan yang diberikan Rp 1,2 juta/orang.
Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres
Jakarta -

Potensi ketersediaan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang tersedia di Indonesia diperkirakan mencapai 418.000 Megawatt. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya ke Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.

"Negara kita memiliki potensi yang besar untuk itu, setelah dihitung-hitung energi baru terbarukan yang dimiliki ada kurang lebih 418.000 megawatt. Baik itu dari tenaga air, panas bumi, arus bawah laut, panas permukaan laut, angin, tenaga surya, semua kita miliki," jelas Jokowi.

Melihat banyak potensi energi yang besar, serta keindahan alam yang ada, Jokowi minta kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mulai direncanakan optimalisasi pemanfaatan EBT tersebut.

"Saya tadi sudah menyampaikan kepada pak Menteri BUMN mulai direncanakan. Pemerintah pusat akan membantu di tempat-tempat yang bisa kita bantu. Selain keindahan alamnya, ditunjang nanti dengan sebuah brand baru, energi hijaunya," kata Jokowi.

Jokowi melanjutkan, RI sebenarnya diuntungkan secara iklim dan geografi. Sebagai negara beriklim tropis dan sumber daya alam yang melimpah, peluang RI untuk beralih ke energi baru terbarukan serta energi yang ramah lingkungan bisa segera dilakukan.

"Dunia global menuju renewable energy, energi baru yang terbarukan. Semua negara mulai merencanakan untuk menuju ke energi hijau," ujar Jokowi.

(dna/dna)