ADVERTISEMENT

Singapura Terancam Gelap Gulita, Indonesia Bisa Apa?

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 09 Feb 2022 13:51 WIB
Krisis Listrik Singapura
Foto: Krisis Listrik Singapura (Denny Pratama/detikcom)
Jakarta -

Singapura sempat terancam gelap gulita karena pasokan gas alam dari negara tetangga, termasuk Indonesia ke negara tersebut terganggu. Energy Market Authority (EMA) menyatakan gangguan pasokan gas di Indonesia telah berkontribusi pada lonjakan harga listrik di sana.

Sementara itu, SKK Migas menyatakan distribusi gas ke Singapura mulai membaik pada September 2021 meski belum pulih seutuhnya.

"Distribusi gas pada September sudah mulai membaik dibandingkan Juli yang mengalami gangguan produksi, namun belum kembali normal seperti awal tahun ini," kata Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno Oktober 2021 lalu.

Gangguan yang terjadi di Juli disebabkan oleh berhentinya Lapangan Anoa dan pemeliharaan di Lapangan Gajah Baru. Keduanya terletak di Natuna. "Hal ini disebabkan penurunan laju produksi gas di salah satu lapangan," tambahnya.

Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto pada kesempatan terpisah mengatakan Singapura mempunyai rencana mengimpor lebih dari 4 gigawatt listrik, atau 30% dari penggunaan domestiknya hingga 2035. Hal itu menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengekspor listrik ke negara tersebut.

"Terdapat peluang bahwa pemerintah Singapura mempunyai rencana mengimpor lebih dari 4 gigawatt listrik, atau 30% dari penggunaan domestiknya hingga 2035, yang bertujuan untuk mendiversifikasi pasokan energi, dan meningkatkan ketahanan energinya," katanya dikutip detikcom Senin (7/2/2022).

Bahkan, EMA Singapura telah merilis Request for Proposal (RFP)-1 pada 12 November 2021 yang mengundang perusahaan/konsorsium potensial untuk impor tenaga listrik hingga 1,2 GW mulai tahun 2027. Rencana Indonesia mengekspor listrik ke Singapura dari energi baru terbarukan (EBT) sudah dibahas oleh lintas kementerian, melibatkan PT PLN (Persero).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pembahasan rencana dan strategi terkait ekspor listrik ke Singapura, pada 14 Januari 2022.

Lanjut halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT