Genjot Hilirisasi, Erick Thohir Pede RI Bakal Setop Ekspor Bahan Mentah

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 22 Feb 2022 22:00 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap saat ini Indonesia tengah menggenjot hilirisasi sektor pertambangan. Hal ini dilakukan agar Indonesia tidak lagi menjadi pengekspor barang mentah lagi.

"Hilirisasi sumber daya alam sangat penting untuk mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri karena mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Sekaligus untuk berhenti mengekspor bahan baku mentah, melainkan barang setengah jadi atau jadi," tulis Erick dalam dalam akun Instagram resmi @erickthohir Selasa (22/2/2022).

Saat ini pemerintah melalui Holding BUMN Industri Pertambangan, tengah melakukan inisiatif hilirisasi antara lain pembangunan smelter, pembentukan Indonesia Battery Corporation (IBC), dan gasifikasi batubara menjadi Dimethyl Ether (DME).

"Selain akan menciptakan nilai tambah produk, multiplier effect-nya akan menciptakan berbagai peluang usaha lainnya. Mendatangkan investasi, menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sehingga akhirnya meningkatkan taraf hidup masyarakat," tutupnya.

Dalam video yang diunggah Erick, dia menyampaikan saat ini Indonesia terus menggenjot hilirisasi mulai dari produk pertambangan emas, tembaga, timah, aluminium hingga batu bara menjadi pengganti bahan baku elpiji.

"Banyak sekali yang kita dorong bagaimana Freeport sekarang membangun smelter, timah juga akan membangun smelter. Kita juga mulai hilirisasi batu bara sebagai tadi bahan pengganti elpiji. Lalu ada aluminum itu bisa diproses alumina. Jadi turunan pohonnya kelihatan. Kita dorong supaya kita bisa lebih competitiveness," ucapnya dalam video.

(dna/dna)