ADVERTISEMENT

Serang Balik! Eropa Mau Pangkas Impor Gas Rusia

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 08 Mar 2022 22:55 WIB
Ambisi Perlindungan Iklim Pemimpin Baru Uni Eropa, Ursula von der Leyen
Foto: DW (News): Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen
Jakarta -

Eropa berencana memangkas konsumsi gas alam Rusia tahun ini. Hal itu sebagai persiapan untuk memutus total dengan pemasok terbesarnya tersebut.

Dikutip dari CNN, Selasa (8/3/2022), Pejabat Uni Eropa memaparkan rencana untuk mencapai kemandirian energi dari Rusia jauh sebelum 2030. Uni Eropa akan mulai dengan mengurangi permintaan gas alam Rusia hingga dua pertiga tahun ini.

Rencana tersebut akan dibahas pada pertemuan darurat para pemimpin Uni Eropa di Prancis pada hari Kamis.

"Kita harus merdeka dari minyak, batu bara, dan gas Rusia," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam sebuah pernyataan.

"Kami tidak bisa mengandalkan pemasok yang secara eksplisit mengancam kami," sambungnya.

Uni Eropa bergantung pada Rusia untuk sekitar 40% gas alamnya. Rusia juga memasok sekitar 27% minyak di 27 negara dan 46% dari batu bara. Secara keseluruhan, perdagangan itu bernilai puluhan miliar dolar per tahun bagi Rusia.

"Sudah saatnya kita mengatasi kerentanan kita dan dengan cepat menjadi lebih mandiri dalam pilihan energi kita," kata Kepala Kebijakan Iklim Uni Eropa Frans Timmermans.

"Perang Putin di Ukraina menunjukkan urgensi untuk mempercepat transisi energi bersih kita," tambahnya.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan Rusia dapat memutuskan pasokan gas ke Jerman melalui pipa Nord Stream 1 sebagai pembalasan atas pemblokiran terhadap proyek pipa Nord Stream 2 yang baru.

(acd/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT