ADVERTISEMENT

Ngecas Mobil Sampai 'Full Tank' di SPBU Listrik Ongkosnya Berapa?

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 25 Mar 2022 15:37 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Bali. SPKLU ini tipe ultra fast charging pertama di RI.
Foto: Aulia Damayanti/detikcom
Nusa Dua -

PT PLN (Persero) membangun 60 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di Bali. Untuk mengisi daya mobil listrik ini harganya mulai dari Rp 2.466,78 per kilowatt hour (kWh).

Manager Strategi Pemasaran PT PLN (Persero), Oscar Praditya meski 1 kWh seharga Rp 2.446,78, Oscar mengatakan pengguna mobil bisa menulis sendiri besaran daya yang dibutuhkan.

"Ada pilihan (di aplikasi) 1 kWh, 5 kWh, atau bisa request. Untuk 1 kWh itu Rp 2.446,78 tergantung kita maunya berapa misalnya 100 kWh juga bisa," jelasnya kepada awak media, di SPKLU Central Parkir ITDC Nusa Dua, Bali, Jumat (25/3/2022).

Lantas berapa biaya yang harus dihabiskan untuk mengisi baterai mobil listrik di SPKLU?

Oscar mengatakan, jika hitungan dengan menggunakan kapasitas baterai mobil listrik tentu berbeda-beda. Untuk mobil listrik G80 EV Hyundai yang ada saat peresmian SPKLU misalnya, kapasitas baterainya 87,2 kWh.

Maka, jika untuk mengisi daya full 100%, 87.2 kWh dikali Rp 2.446,78/kWh. Jumlahnya Rp 213.359,2. Harga itu belum termasuk pajak dan biaya administrasi dompet digital yang digunakan pengguna.

Harga dan kapasitas 100% ini bisa digunakan untuk menempuh jarak 435 km dengan full mobil menggunakan AC. Sedangkan jika AC off bisa menempuh kurang lebih 488 km

Caranya bagaimana? Cek halaman berikutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT