ADVERTISEMENT

Terungkap! Subsidi Pertalite Rp 4.500, Pertamax Rp 3.500

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 06 Apr 2022 18:35 WIB
Warga melakukan pengisian BBM jenis Pertamax di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2022). Kabar berhembus BBM Ron 92 Pertamax bakal naik pada 1 April 2022. Kenaikan harga ini memang santer dikabarkan seiring dengan melejitnya harga minyak dunia.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengungkap, BBM di Indonesia termasuk yang termurah di dunia. Sebab, pemerintah memberikan subsidi yang luar biasa.

Ia pun menerangkan, di Inggris harga BBM setara Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp 44.500 per liter. Lalu, ia mengatakan, harga BBM di negara lain juga mengalami kenaikan.

Nicke menegaskan, kenaikan harga BBM di Indonesia tidak terlalu besar karena disubsidi. Sebutnya, untuk BBM jenis solar subsidinya sebesar Rp 7.800 per liter.

"Untuk Pertalite subsidinya itu Rp 4.000 sampai Rp 4.500, Pertalite. Padahal itu penugasan," ujarnya.

Bicara Pertamax atau BBM RON 92, Nicke mengatakan, bukan hanya Pertamina yang menaikkan harga. Kompetitor lain bahkan mengerek harganya sampai Rp 16.000 per liter.

Pertamina hanya menaikkan harga Pertamax menjadi Rp 12.500. Nicke menuturkan, Pertamax disubsidi Rp 3.500 per liter.

"Yang menaikan RON 92 itu bukan hanya Pertamina, seluruh perusahaan di Indonesia menaikkan, malah harganya lebih tinggi. Perusahaan lain itu naiknya Rp 16.000, sampai Rp 16.000. Pertamina naiknya Rp12.500. Dan untuk itu, Pertamina itu mensubsidi Rp 3.500 per liter karena kita BUMN," katanya.

"Kita memahami kesulitan masyarakat tapi tidak bisa juga menanggung seluruhnya karena Pertamina badan usaha. Semua juga mengharapkan Pertamina untung kan, ada dividen," jelasnya.



Simak Video "Pemerintah Bakal Hapus BBM 'Kotor' Tahun Depan, Pertalite Termasuk?"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT