Pastikan Pasokan Listrik Lebaran Aman, Bos PLN: Jangan Sampai Padam

Nada Zeitalini - detikFinance
Rabu, 20 Apr 2022 22:11 WIB
Bos PLN Pastikan Pasokan Listrik aman Saat Lebaran
Foto: PLN
Jakarta -

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo turun langsung mengunjungi sejumlah unit PLN di beberapa kota untuk memimpin Apel Siaga Idul Fitri. Kunjungan itu juga untuk memastikan kesiapan pasokan listrik nasional menyambut hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Pada kesempatan itu, Darmawan melakukan telekonferensi dengan unit PLN di seluruh Indonesia. Darmawan juga menyapa petugas lapangan di sejumlah unit PLN yang tersebar di Suralaya, Cirebon, Semarang, dan Surabaya. Ia berpesan agar seluruh insan PLN terus bersiaga menjaga keandalan pasokan listrik di momen Idul Fitri.

"Menjelang Idul Fitri, PLN memastikan seluruh masyarakat menikmati listrik yang andal. Harapannya, masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk dan menikmati momen berkumpul dengan keluarga dan kerabat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/4/2022).

PLN akan memaksimalkan operasional pembangkit di seluruh Indonesia untuk mendukung masyarakat di momen Idul Fitri tahun ini. Saat ini, total kapasitas pembangkit terpasang di Indonesia mencapai 64,3 gigawatt (GW) dengan total beban puncak diperkirakan mencapai 34,27 GW pada saat Idul Fitri.

Untuk mendukung operasional pembangkit, PLN memastikan pasokan energi primer seperti batu bara, gas, dan bahan bakar minyak dalam kondisi aman dengan HOP di atas 15 hari.

Tak hanya itu, PLN juga menerjunkan 48.442 personel di 2.915 posko siaga yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air. Akan ada sistem piket bagi petugas operasional selama 24 jam demi menjaga keandalan pasokan listrik.

"Apel siaga ini digelar sebagai bentuk kebersamaan kita menyiapkan mental, fisik hingga peralatan agar Hari Raya Idul Fitri, listriknya bisa kita jaga jangan sampai padam. Kita tunjukkan PLN betul-betul siap mengamankan listrik saat Lebaran," ungkapnya.

Darmawan menjelaskan dari sisi pasokan daya di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali), saat ini PLN mempunyai total daya terpasang mencapai 45,1 GW. Adapun beban puncak selama Idul Fitri diperkirakan mencapai 21,07 GW.

Upaya lain yang dilakukan adalah menyiapkan suplai cadangan dengan menyiagakan 918 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), genset maupun unit gardu bergerak (UGB). Pada wilayah Sumatera memiliki kapasitas terpasang 9,3 GW dengan beban puncak 6,8 GW. Sementara Kalimantan saat ini mempunyai kapasitas terpasang 2,7 GW dengan beban puncak 1,7 GW.

"Kami juga menyiagakan 879 unit UPS, genset dan UGB untuk bisa gerak cepat menyuplai kebutuhan listrik masyarakat di Sumatera dan Kalimantan jika terjadi gangguan," tuturnya.

Kemudian wilayah Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, PLN menyiagakan pembangkit dengan total kapasitas terpasang 7,2 GW dengan Beban puncak saat ini mencapai 4,7 GW. PLN juga menyiapkan 722 unit UPS, genset, dan UGB yang bisa digunakan masyarakat ketika membutuhkan pasokan listrik tambahan.

Selama masa siaga Apel Idul Fitri 1443 H yaitu H-7 dan H+7 Idul Fitri PLN tidak melakukan pemeliharaan maupun pekerjaan konstruksi apapun agar pasokan listrik ke masyarakat tidak mengalami gangguan. Ada pula piket di pembangkitan, transmisi dan distribusi, serta melaporkan kondisi kelistrikan secara berkala kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

(fhs/hns)