5 Negara Penghasil 'Harta Karun' yang Jadi Rebutan Dunia, RI Nomor Wahid!

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Rabu, 27 Apr 2022 03:00 WIB
Nikel
Nikel Jadi Salah Satu Harta Karun Dunia/Foto: Istimewa
Jakarta -

Saat ini nikel jadi salah satu harta karun dunia yang harganya kian melonjak tiap tahun. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries 2022, pada tahun 2021, rata-rata harga nikel di bursa logam London (LME) tahunan diperkirakan meningkat 30% dibandingkan dengan tahun 2020.

Di Indonesia sendiri, produksi tambang meningkat sekitar 30%. Produksi itu difasilitasi oleh commissioning yang sedang berlangsung dari proyek nikel pig iron dan stainless steel terintegrasi.

Di Amerika Serikat, penggunaan utama untuk nikel primer adalah paduan baja, pelapisan listrik, dan penggunaan lainnya termasuk katalis dan bahan kimia. Sumber daya nikel yang luas juga ditemukan di batu kerak mangan dan nodul di dasar laut.

Daftar Negara Penghasil Nikel Terbesar di Dunia

Dikutip dari Investing News, berikut lima negara penghasil nikel terbesar di dunia tahun 2021:

1. Indonesia

Indonesia merupakan negara yang memproduksi nikel terbanyak di dunia. Total produksi tambang di Indonesia mencapai 1 juta Metrik Ton (MT) pada tahun 2021. Diketahui produksi Indonesia tahun 2017 hanya sebesar 345.000 MT. Indonesia juga memiliki cadangan nikel sebesar 21 juta MT.

2. Filipina

Filipina saat ini memiliki 30 tambang nikel. Analis komoditas dengan S&P Global Market Intelligence telah memperkirakan bahwa produksi nikel yang ditambang di Filipina, dapat meningkat pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 9% antara tahun 2021 dan 2025 untuk mencapai sekitar 500.000 MT.

3. Rusia

Rusia menempati posisi ketiga dalam daftar negara penghasil nikel terbesar di dunia. Diketahui, Rusia telah mengalami penurunan produksi nikel dalam beberapa tahun terakhir.

Misalnya, pada tahun 2018, produksi nikel mencapai 272.000 MT. Namun di tahun 2021, produksi turun hingga mencapai 250.000 MT saja. Nikel Norilsk Rusia adalah salah satu produsen nikel dan paladium terbesar di dunia.

Perusahaan itu berencana untuk menginvestasikan US$ 35 miliar atau setara Rp 500 triliun untuk peningkatan infrastruktur, dengan harapan dapat meningkatkan hasil pertambangannya pada tahun 2030.

4. Kaledonia Baru

Negara Prancis di lepas pantai Australia ini menduduki posisi ke-4. Kaledonia Baru juga mengalami penurunan produksi nikel dalam beberapa tahun terakhir, yakni turun dari 220.000 MT pada 2019 menjadi 190.000 MT pada 2021. Perekonomian negara ini sebagian besar bergantung pada harga nikel.

5. Australia

Australia adalah negara penghasil nikel terbanyak di dunia ke-5. Walaupun masuk daftar ke-5, Australia mengalami penurunan produksi dari 180.000 MT pada 2019, menjadi 160.000 MT pada 2021.

Mincor Resources telah secara aktif mengerjakan "strategi restart nikel " untuk negara itu yang melibatkan empat deposit di wilayah Kambalda, Australia Barat.

Demikian informasi terkait lima negara penghasil nikel terbesar di dunia.

(fdl/fdl)