Tambang Ilegal Masih Merajalela, Begini Siasatnya

ADVERTISEMENT

Tambang Ilegal Masih Merajalela, Begini Siasatnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 27 Apr 2022 07:25 WIB
A miner uses a hammer to crush rocks with ore at Tierra Amarilla town, near Copiapo city, north of Santiago, Chile, December 16, 2015. As copper prices have slid to a more than six-year low, miners laboring away at the countless smaller mines that pock mark the Atacama desert are finding the buckets of ore they spend all day digging from the ground are fetching less and less money.   Picture taken December 16, 2015. REUTERS/Ivan Alvarado
Foto: REUTERS/Ivan Alvarado
Jakarta -

Aktivitas penambangan ilegal di Indonesia masih banyak terjadi. Pelakunya masih melakukan berbagai siasat untuk mendapatkan keuntungan dengan cara yang tidak sesuai aturan.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengungkap sejumlah modus terkait dengan adanya aktivitas pertambangan ilegal di Indonesia, yang seakan dilakukan pembiaran begitu saja.

"Karena lemahnya penegakan hukum kepada aktivitas ini, serta adanya kepentingan mencari keuntungan yang digunakan oleh berbagai pemangku kepentingan," kata Manajer Pengkampanye Isu Tambang dan Energi WALHI Fanny Tri Jambore dikutip Rabu (27/4/2022).

Pria yang akrab disapa Rere itu mengatakan bahwa dalam aktivitasnya, tambang ilegal itu tidak dikerjakan secara diam-diam, karena terdapat penggunaan tenaga kerja dan alat berat. Sehingga, kata dia, jika aparat pemerintah memang ingin menegakkan hukum, keberadaan tambang-tambang illegal ini sudah terdeteksi.

"Pertambangan ilegal bukan hanya dari aktivitas seseorang atau sekelompok orang yang melakukan pertambangan di suatu tempat tanpa izin, namun juga aktivitas korporasi yang melakukan penambangan melampaui izin," kata dia.

Pelaku penambangan ilegal melancarkan aksinya baik melakukan pertambangan di luar konsesi yang telah diberikan, maupun melakukannya di luar batas waktu izin yang diberikan. Ia mengatakan bahwa korporasi resmi juga bisa melakukan pertambangan ilegal, bahkan saat mereka dinyatakan sebagai pemegang izin.

Ia pun kemudian mengungkap adanya modus yang digunakan dalam melancarkan aktivitas tambang ilegal, seperti berlindung dibalik isu masyarakat yang menambang adalah rakyat yang 'mencari penghidupan' yang 'harus dilindungi' sehingga memaksa pemerintah berhadapan langsung dengan rakyatnya.

Kemudian mencari celah pada kurang harmonisnya hubungan Pemerintah Daerah (Pemda) dengan pemerintah pusat dalam hal kewenangan izin pertambangan. "Pemerintah daerah yang merasa bahwa pembagian keuntungan izin tambang tidak menguntungkan mereka akan memilih untuk membiarkan ativitas tambang ilegal di wilayahnya," ujarnya.

Lanjut di halaman berikutnya.



Simak Video "Sambo Bicara Tambang Ilegal Ismail Bolong: Melibatkan Perwira Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT