Ukraina 'Hadang' Pasokan dari Rusia, Harga Gas Eropa Melambung

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 11 Mei 2022 22:07 WIB
Pipa gas bumi
Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Harga gas Eropa melonjak. Hal itu terjadi karena operator jaringan milik Ukraina menangguhkan aliran gas dari Rusia melalui titik masuk utama.

Dikutip dari CNBC, Rabu (11/5/2022), Gas TSO of Ukraine (GTSOU) mengumumkan kondisi force majeure yakni kondisi tak terduga yang mencegah pemenuhan kontrak pada hari Selasa. Disebutkan, tidak akan menerima aliran gas melalui titik masuk Sokhranivka yang mana mengalirkan gas Rusia ke Eropa mulai Rabu.

Operator juga telah memblokir transportasi gas melalui stasiun kompresor perbatasan Novopskov, di mana hampir sepertiga dari gas (hingga 32,6 juta meter kubik per hari) dari Rusia ke Eropa dipindahkan.

Menurut data Refinitiv, harga gas alam Eropa TTF naik lebih dari 6,4% sekitar pukul 09.15 waktu London pada hari Rabu.

Baik stasiun pengukuran gas Sokhranivka dan Novopskov terletak di wilayah yang diduduki Rusia di timur Ukraina. GTSOU menyalahkan tindakan 'penjajahan' atas gangguan gas tersebut.

"Sebagai akibat dari agresi militer Federasi Rusia terhadap Ukraina, beberapa fasilitas GTS berada di wilayah yang sementara dikendalikan oleh pasukan Rusia dan administrasi pendudukan," kata GTSOU dalam sebuah pernyataan.

Operator mengatakan masih dapat memenuhi kewajiban ke mitra Eropa dengan mengalihkan gas ke titik interkoneksi Sudzha, yang terletak di wilayah yang dikuasai Ukraina.

"Perusahaan berulang kali memberi tahu Gazprom tentang ancaman transit gas karena tindakan pasukan pendudukan yang dikendalikan Rusia dan menekankan penghentian campur tangan dalam pengoperasian fasilitas, tetapi seruan ini diabaikan," tambah GTSOU.

Simak juga Video: Sedihnya Agen-Konsumen Karena LPG Non Subsidi Naik Harga

[Gambas:Video 20detik]



(acd/hns)