Kebakaran di Kilang Balikpapan Terulang, Makan Korban!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 15 Mei 2022 18:48 WIB
Sejumlah petugas pemadam kebakaran dari Pertamina berusaha memadamkan api di area RU V Pertamina, Karanganyar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (4/3/2022). Kebakaran terjadi di Kilang PT Pertamina (Persero) area RU V Pertamina Balikpapan yang disebabkan flash di inlet pipa finfan cooler hydrocracker B di area tersebut, namun demikian api sudah berhasil dipadamkan dan operasional kilang Balikpapan masih berjalan normal. ANTARA FOTO/Novi Abdi/Bay/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/NOVI ABDI
Jakarta -

Kebakaran kembali terjadi di area Kilang Balikpapan. Saat ini, tim pemadam di Kilang Balikpapan PT Kilang Pertamina Internasional telah berhasil melakukan pengendalian api yang muncul di plant 5, Unit Hydro Skimming Complex.

Dalam keterangan yang diterima detikcom, Minggu (15/5/2022), saat ini kondisi sudah terkendali dan terus dilakukan proses pendinginan. Dalam kurun waktu sekitar 1 jam yakni pada pukul 11.31 WITA api telah berhasil dipadamkan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balikpapan, Ely Chandra mengatakan, saat ini Plant 5 dihentikan operasionalnya untuk sementara. Plant ini menghasilkan bahan baku gasoline, dan untuk memenuhi kebutuhan produksi bahan baku akan dilakukan pengoptimalan stok di tangki dan pengaturan produksi di kilang Balikpapan.

Saat ini tim internal terus melakukan upaya recovery operasional Kilang Balikpapan agar segera kembali beroperasi maksimal. Untuk sementara waktu, alih suplai sedang disiapkan, berkoordinasi dengan Pertamina Group untuk memastikan tidak adanya gangguan dalam suplai BBM kepada masyarakat.

Tim penanganan di Kilang Balikpapan juga saat ini tengah fokus melakukan penanganan korban. Terdapat 3 orang luka bakar yang merupakan pekerja Pertamina dan saat ini tengah dilakukan upaya perawatan maksimal di RS Pertamina Balikpapan. Kemudian, 2 orang korban yang terpapar panas yang merupakan pekerja dari kontraktor telah selesai perawatan di klinik dan telah kembali ke rumah masing-masing. Sedangkan, 1 orang lagi tidak berhasil diselamatkan merupakan pekerja kontraktor.

Kilang Balikpapan dan perusahaan tempat korban bekerja akan memastikan almarhum mendapatkan penanganan terbaik terkait dengan hak-haknya seraya menyiapkan kebutuhan lain yang diperlukan.

GM Kilang Balikpapan, Wahyu Sulistyo Wibowo mengungkapkan rasa bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya korban, dan memohon maaf kepada keluarga bahwa setelah upaya maksimal yang telah diberikan korban tidak dapat diselamatkan. Musibah ini menimbulkan kepribatinan kepada Pertamina.

"Namun kami akan memastikan penanganan akan dilaksanakan semaksimal mungkin kepada semua korban," tutup Wahyu.

Sebagai informasi, kebakaran di Kilang Balikpapan bukanlah pertama kali. Pada Maret 2022, kebakaran terjadi di area kilang ini.

(acd/dna)