Jokowi Curhat soal Pertalite & Pertamax: Berat, Nahan Harga Itu Berat!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 28 Mei 2022 10:23 WIB
Jokowi Ratas Evaluasi Mudik Lebaran, Istana Merdeka (Muchlis- Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: (Muchlis- Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bicara soal harga bahan bakar minyak (BBM). Jokowi menyampaikan fakta harga BBM di Indonesia masih ditahan, meski harga energi dunia naik.

Sementara di negara-negara lain harga BBM sudah naik. Jokowi pun menekankan ada 2 masalah berat yang dihadapi dunia saat ini.

Pertama urusan energi yaitu BBM, gas, listrik. Kedua, adalah masalah pangan

"Bensin coba dilihat kenaikannya sangat tinggi di negara-negara selain kita. Singapura sekarang harga BBM sudah Rp 35.000, Jerman sudah di angka Rp 31.000, Thailand Rp 20.000. Sementara kita Pertalite masih Rp 7.650, sekali lagi Rp 7.650. Pertamax Rp 12.500, yang lain sudah jauh sekali," ujar Jokowi dalam acara Evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, Selasa (24/5/2022) dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (28/5/2022).

Jokowi pun kembali menegaskan perbedaan harga yang jauh ini terjadi lantaran harga BBM di Indonesia masih ditahan terus. Di sisi lain subsidi energi dalam APBN terus membesar.

"Sampai kapan kita bisa menahan ini? Ini pekerjaan kita bersama-sama, sehingga saya minta kementerian/lembaga, pemerintah daerah memiliki sense yang sama," tegas Jokowi.

"Berat, nahan harga seperti itu berat," sambung Jokowi lagi.

Tonton juga Video: Harga Pertalite Tak Naik, Jokowi: Nahan Harga Seperti Itu Berat!

[Gambas:Video 20detik]




(kil/hns)