ADVERTISEMENT

Bicara Tarif Listrik Naik, Erick Thohir: Bukan Eranya Lagi Subsidi yang Mampu

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 07 Jun 2022 15:24 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (18/03/2021). Rapat tersebut membahas pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Rengga Sencaya
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bicara rencana kenaikan tarif listrik untuk golongan di atas 3.000 VA. Dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI, Erick menyinggung bukan lagi era mensubsidi rakyat yang mampu.

"Tentu apa yang ditanyakan tadi, apakah mengenai isu kenaikan harga listrik PLN yang saya yakini pasti pemerintah sama, pasti mementingkan bahwa selama untuk rakyat yang mampu pasti ditanggulangi pemerintah. Tapi memang hari ini kan bukan eranya lagi kita mensubsidi rakyat yang mampu," katanya dalam rapat, Selasa (7/6/2022).

Terkait hal tersebut, Erick mengatakan, mungkin ke depan tarif listrik pelanggan golongan 3.000 VA ke atas bisa saja tak lagi disubsidi.

"Karena itu mungkin listrik pun ke depan yang di atas 3.000 bisa saja ada kebijakan tidak lagi disubsidi karena memang yang mampu," katanya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan tarif listrik 3.000 VA ke atas akan naik. Meski demikian, ia belum membeberkan berapa besaran kenaikan tarif listrik tersebut.

"Ya (naik)," kata Arifin Tasrif saat dikonfirmasi detikcom lewat pesan singkat.

Ketika ditanya berapa kenaikannya, Arifin meminta detikcom mengkonfirmasi angka pastinya ke Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana.

"Tanya dirjen," kata Arifin.

Lihat juga Video: Sri Mulyani soal Subsidi Rp 350 T: Agar Harga Listrik-BBM Tak Naik

[Gambas:Video 20detik]



(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT