ADVERTISEMENT

Proyek Gas di IKN Nusantara Digeber, Krakatau Steel Pasok Pipa Baja

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Jumat, 10 Jun 2022 18:20 WIB
Proyek Gas di IKN Nusantara Digeber, Anak BUMN Pasok Pipa Baja
Foto: Dok. Krakatau Pipe Industries
Jakarta -

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Krakatau Pipe Industries (KPI) mengirimkan pipa perdana untuk Proyek Pembangunan Pipa Gas Senipah-Balikpapan, Jumat (10/6).

Proyek ini merupakan bagian dari rencana pembangunan jaringan minyak dan gas bumi di wilayah ibu kota baru (IKN Nusantara). Krakatau Steel adalah leader dalam konsorsium Proyek Pembangunan Pipa Gas Senipah-Balikpapan.

Krakatau Steel melalui KPI akan memasok pipa gas API (American Petroleum Institute) Grade X65 sepanjang 35 km dengan diameter 20 inchi dan panjang masing-masing 12 meter.

Direktur Utama KPI Utomo Nugroho mengatakan, pipa baja yang digunakan adalah pipa dengan aplikasi pelapisan three layer polyethelene (3LPE) serta Concrete Weight Coating yang ditargetkan akan selesai pengirimannya pada September 2022.

"Kami meyakini, keseluruhan pipa baja tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas produk. KPI memiliki fasilitas produksi dan pelapisan pipa baja yang lengkap dan terintegrasi sehingga kami dapat memenuhi target penyelesaian Proyek Pembangunan Pipa Gas Senipah-Balikpapan," ungkap Utomo dalam keterangan tertulis.

Utomo mengatakan KPI sebagai produsen pipa baja nasional terus berinovasi agar dapat meraih proyek-proyek infrastruktur nasional yang membutuhkan pipa baja berkualitas dengan dukungan Krakatau Steel sebagai induk usahanya.

Sementara itu, Vice President Technical Management Pertagas Gatot Budhi Prakoso dalam sambutannya menyampaikan bahwa proyek pembangunan jalur pipa gas Senipah-Balikpapan ini merupakan salah satu proyek strategis nasional RDMP kilang RU V Balikpapan.

Lebih lanjut Gatot menyampaikan bahwa kerja sama ini selain bentuk Sinergi antar BUMN juga mendorong pemakaian produk dalam negeri dimana TKDN pipa baja lokal sudah mencapai 60%.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT