ADVERTISEMENT

Waduh! Ini Bahayanya kalau Beli Pertalite dan Solar Tak Pakai MyPertamina

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Selasa, 28 Jun 2022 15:42 WIB
SPBU Tanah Abang jual Pertalite dengan harga Rp 6.450 per liter. Sejumlah pemotor pun antre di SPBU itu demi dapat membeli Pertalite seharga Premium itu.
Beli Pertalite Dibatasi, Wajib Pakai MyPertamina/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) membatasi pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar mulai 1 Juli 2022. Cara pembatasan kedua jenis BBM tersebut ialah dengan cara menggunakan aplikasi MyPertamina.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, mengatakan alasan adanya pembatasan penyaluran BBM jenis Pertalite dan solar agar stok dalam negeri bisa terjaga. Sebab, saat ini masih terjadi di lapangan adanya konsumen yang tidak berhak mengkonsumsi Pertalite dan Solar.

Jika tidak diatur, jelas Alfian, besar potensinya kuota yang telah ditetapkan selama satu tahun tidak akan mencukupi.

"Dalam menyalurkan BBM subsidi ada aturannya, baik dari sisi kuota atau jumlah maupun dari sisi segmentasi penggunanya. Saat ini, segmen pengguna Solar subsidi ini sudah diatur, sedangkan Pertalite segmentasi penggunanya masih terlalu luas," kata Alfian dalam keterangannya, dikutip Selasa (28/6/2022).

"Sebagai badan usaha yang menjual Pertalite dan Solar, kami harus patuh, tepat sasaran dan tepat kuota dalam menyalurkan BBM yang disubsidi pemerintah," sambungnya.

Untuk itu, kata Alfian, masyarakat yang merasa berhak bisa langsung mendaftarkan diri baik di aplikasi MyPertamina atau lewat https://subsiditepat.mypertamina.id.

"Masyarakat yang merasa berhak menggunakan Pertalite dan Solar dapat mendaftarkan datanya melalui website ini, untuk kemudian menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar. Sistem MyPertamina ini akan membantu kami dalam mencocokkan data pengguna," lanjut Alfian.

Direncanakan, uji coba awal beli Pertalite dan Solar pakai MyPertamina akan dilakukan di beberapa kota/kabupaten yang tersebar di 5 Provinsi antara lain Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta.

Simak Video: Beli Pertalite Wajib Pakai Aplikasi, Dasco: Perlu Sosialisasi Lebih Luas

[Gambas:Video 20detik]




(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT