ADVERTISEMENT

Jakarta cs Beli Pertalite Pakai MyPertamina Rencananya Mulai 1 September

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Jumat, 01 Jul 2022 06:47 WIB
Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu (29/6/2022). PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite dan Solar, secara terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Jakarta -

Per 1 September 2022, pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi akan diimplementasikan di seluruh Pulau Jawa termasuk Jakarta dan sekitarnya. Para pembeli BBM jenis Solar dan Pertalite diwajibkan telah terdaftar di MyPertamina.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, Pertamina melakukan beberapa skema tahap implementasi yang dalam eksekusinya masih terus didiskusikan dengan pihak Pemda terkait. Tahapan tersebut antara lain tahap implementasi wave (gelombang) I, implementasi wave (gelombang) II, dan implementasi wave (gelombang) III.

Dirinya menambahkan, tidak hanya Pulau Jawa, pada tanggal 1 September itu, implementasi sistem pembelian dengan MyPertamina tersebut juga dilakukan di Palu, Pontianak, dan Mataram dalam tahapan implementasi yang disebut wave (gelombang) II.

"Wave II-nya baru nanti kita akan lihat pengembangannya di Pulau Jawa. Tetapi wave II ini kita rencanakan mungkin di pertengahan Agustus atau 1 September," ujar Ega, dalam Webinar E2S, Rabu (29/06/2022).

Ega menjelaskan, sebelumnya, langkah Pertamina dimulai dengan melakukan tahap implementasi wave (gelombang) I terlebih dahulu, dengan membuka registrasi dan eksekusi awal berupa ujicoba di 11 daerah seperti Banjarmasin, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya. Barulah dilanjutkan ke implementasi wave (gelombang) II.

Sedangkan untuk besaran skala nasional atau wave III dengan menggunakan MyPertamina, Ega tidak membahasnya lebih lanjut. Ia hanya mengatakan pihak saat ini berkonsentrasi pada registrasi dan persiapan wave (gelombang) I.

Sementara dalam kesempatan terpisah Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menegaskan bahwa penerapan pendaftaran MyPertamina di seluruh pulau Jawa masih dalam proses pembahasan.

"Ini belum kami finalisasi jadi kami masih konsentrasi di registrasi dan persiapan wave I," ujarnya.

Sebagai tambahan informasi, Per tanggal 1 Juli mendatang akan dilakukan uji coba pendaftaran transaksi Pertalite dan Solar bagi pengguna kendaraan roda empat di MyPertamina. kebijakan ini akan diberlakukan terlebih dahulu di 11 daerah yang tersebar di 5 provinsi di Indonesia.

Pendaftaran dilakukan melalui website MyPertamina https://subsiditepat.mypertamina.id/. Pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan.

Pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukkan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar.

"Yang terpenting adalah memastikan menjadi pengguna terdaftar di website MyPertamina, jika seluruh data sudah cocok maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital," ujar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution dalam keterangannya.



Simak Video "Aplikasi MyPertamina Banjir Review Bintang 1"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT