ADVERTISEMENT

Resmi Naik, Ini Daftar Tarif Listrik Terbaru Per 1 Juli 2022

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Jumat, 01 Jul 2022 09:50 WIB
Ilustrasi Tarif Listrik
Tarif Listrik Naik/Foto: Infografis detikcom/Mindra Purnomo
Jakarta -

Pemerintah melalui PT PLN (Persero) menaikkan tarif listrik mulai hari ini, Jumat 1 Juli 2022. Penyesuaian tarif listrik naik dilakukan pada lima golongan pelanggan nonsubsidi. Penyesuaian ini dilakukan menimbang perubahan sejumlah indikator makro, salah satunya Indonesian Crude Price (ICP).

Adapun pelanggan yang mengalami tarif listrik naik 2022 adalah golongan R2 (3.500-5.500 VA), R3 (6.600 VA ke atas), P1 (6.600VA sampai 200kVA), P2 (200 kVA ke atas), dan P3.

"Dari 13 (golongan non subsidi) yang disesuaikan 5. Dua golongan rumah tangga," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2022) lalu.

Tarif Listrik Naik Terbaru Golongan Per 1 Juli 2022

Kenaikan tarif listrik yang diterapkan hari ini, 1 Juli 2022, membeut PLN memperbarui tarif listrik per kWh bagi golongan pelanggan non-subsidi. Aturan kenaikan tarif listrik tertuang dalam Surat Menteri ESDM No. T-162/TL.04/MEM.L/2022, tentang Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (Periode Juli - September 2022). Berikut adalah tarif listrik terbaru per 1 Juli 2022:

Pelanggan Tarif Rumah Tangga

- Pelanggan rumah tangga golongan R-1/TR dengan daya 900 VA, Rp 1.352 per kWh.

- Pelanggan rumah tangga golongan R2 dengan daya 3.500 VA hingga 5.500 VA tarif listrik golongan R2 disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh, menjadi Rp1.699,53 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp 111.000 per bulan.

- Pelanggan rumah tangga golongan R3 dengan daya 6.600 VA ke atas, tarifnya disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp 346.000 per bulan.

Golongan Tarif Pemerintah

- Pelanggan pemerintah golongan P1 dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA tarifnya disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp 978.000/bulan

- Pelanggan pemerintah golongan P2 dengan daya di atas 200 kVA tarifnya disesuaikan dari Rp1.114,74 per kWh menjadi Rp1.522,88 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp 38,5 juta per bulan.

- Pelanggan pemerintah golongan P3 tarifnya disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp 271.000 per bulan

Golongan Tarif Bisnis Besar

- Golongan bisnis besar B-2/TR dengan daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.444,70 per kWh.

- Golongan bisnis besar B-3/ Tegangan Menengah (TM) dengan daya di atas 200 kVA, ditetapkan rekening minimum (RM), RM = 40 (jam nyala) x kVa x biaya pemakaian LWBP. Jam nyata: kWh per bulan dibagi bagian kVa tersambung.

Golongan Tarif Industri Besar

- Golongan industri besar I-3/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh.

- Golongan industri besar I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas, Rp 996,74 per kWh.

Layanan Khusus

Golongan layanan khusus L/ TR, TM, TT, Rp 1.644,52 per kWh.

Itu tadi daftar tarif listrik terbaru 1 Juli 2022. Jadi, detikers sudah tahu kan tarif listrik naik 2022 berapa?

Simak juga video 'Komisi VII Setuju Tarif Listrik Naik: Beban Subsidi Energi Sudah Tinggi':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT