ADVERTISEMENT

Kemarin Beli Token Listrik Rp 200 Ribu Dapat 135 kWh, Sekarang Jadi Berapa?

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 01 Jul 2022 11:18 WIB
Warga memasukkan pulsa token listrik di salah satu indekos di kawasan Sunter Jaya, Jakarta, Senin (19/7/2021). Pemerintah memutuskan memperpanjang stimulus program ketenagalistrikan saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berupa diskon tarif tenaga listrik, pelaksanaan pembebasan biaya beban atau abonemen 50 persen serta pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum 50 persen sampai dengan triwulan IV atau hingga Desember 2021. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Kenaikan tarif listrik untuk golongan daya 3.500 Va ke atas sudah berlaku hari ini. Jangan kaget kalau beli token listrik harga sama tapi dapat kWh-nya lebih kecil.

detikcom mencoba membuktikan sendiri kenaikan tarif listrik ini. Pertama-tama detikcom membeli token listrik seharga Rp 200.000 melalui salah satu marketplace berwarna hijau. Dengan biaya admin, maka uang yang dikeluarkan untuk pembelian sebesar Rp 202.750.

Pembelian ini dilakukan pada Rabu 30 Juni 2022 sebelum tarif naik. Jumlah kWh yang didapat sebanyak 135 kWh (seperti terlampir pada foto di bawah).

token listrikKemarin Beli Token Listrik Rp 200 Ribu Dapat 135 kWh, Sekarang Jadi Berapa? Foto: Angga Aliya ZRF/detikcom

Nah, hari ini detikcom kembali membeli token listrik di toko online yang sama dengan jumlah yang sama yaitu Rp 200.000. Karena tarif listrik yang berlaku hari ini sudah baru, maka jumlah kWh yang didapat pun berkurang menjadi hanya 115 kWh.

Jadi buat detikers pelanggan listrik dengan daya 3.500 Va ke atas jangan kaget kalau tiba-tiba jumlah token yang didapat berkurang dari biasanya.

Sementara untuk pelanggan yang listriknya memakai tagihan bulanan baru bisa kelihatan perubahannya di akhir bulan nanti.

token listrikKemarin Beli Token Listrik Rp 200 Ribu Dapat 135 kWh, Sekarang Jadi Berapa? Foto: Angga Aliya ZRF/detikcom

Apakah ada detikers yang mengalami hal yang sama? Coba spill di kolom komentar ya.



Simak Video "Komisi VII Setuju Tarif Listrik Naik: Beban Subsidi Energi Sudah Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT