ADVERTISEMENT

Terungkap! Jokowi Pengin BUMN Jadi Mitra Inpex di Blok Masela

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 27 Jul 2022 23:38 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri China (Premier) Li Keqiang di Villa 5, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa (26/7/2022).
Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bicara soal investasi Jepang di Blok Masela. Saat ini hanya perusahaan migas Jepang, Inpex, sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang menggarap proyel LNG abadi Blok Masela.

Sebelumnya Inpex sempat bermitra dengan Shell Upstream Overseas Service, namun anak usaha Royal Dutch Shell itu memilih mundur dari konsorsium. Nah, menurut Bahlil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta segera dicarikan mitra kerja buat Inpex di Blok Masela

Siapa yang diminta Jokowi menggantikan Shell dan menjadi mitra Inpex di Masela?

"Kita tahu semua bahwa ada (anggota) konsorsium dari Inpex ini keluar, dan Bapak Presiden memerintahkan yang keluar itu digantikan pengusaha nasional, baik itu lewat INA maupun BUMN," ujar Bahlil dalam konferensi pers usai mendampingi Jokowi bertemu CEO perusahaan Jepang, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (27/7/2022).

Menurut Bahlil, jika Inpex sudah memiliki mitra kerja, proyek LNG Blok Masela bisa berjalan dan menciptakan produksi migas sekaligus meningkatkan pertumbuhan nasional. Sebelumnya, Jokowi dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida juga meminta percepatan proyek migas di Masela.

"Kami juga membahas komitmen kerja sama bagi kelanjutan Proyek Gas Masela," kata Jokowi," tutur Jokowi.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT