ADVERTISEMENT

Ukraina Dikabarkan Tahan Minyak dari Rusia ke Eropa

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 09 Agu 2022 22:54 WIB
Sudah lebih dari sebulan Rusia menyerang kawasan Ukraina. Belum lama ini roket Rusia pun dilaporkan menghantam fasilitas minyak di kawasan Ukraina. Ini fotonya.
Foto: AP Photo/Nariman El-Mofty
Jakarta -

Perusahaan Transneft Rusia mengatakan Ukraina telah menangguhkan aliran pipa minyak Rusia ke beberapa negara di Eropa sejak awal bulan ini. Penangguhan itu disebut karena sanksi barat yang mencegah Ukraina menerima biaya transit dari Rusia.

Mengutip Reuters, Selasa (9/8/2022) penangguhan aliran minyak akan menghantam negara-negara seperti Slovakia, Hongaria dan Republik Ceko, yang semuanya sangat bergantung pada minyak mentah Rusia.

Seperti diketahui Eropa sangat bergantung pada minyak mentah, gas alam, dan batu bara dari Rusia.

Perusahaan energi Hungaria MOL dan operator pipa Slovakia Transpetrol mengkonfirmasi aliran telah dihentikan selama beberapa hari karena pembayaran biaya transit. Perusahaan pun khawatir akan cadangan minyaknya yang hanya bisa bertahan selama beberapa minggu saja.

Kemudian, Hongaria adalah salah satu negara yang paling bergantung pada minyak Rusia dan pemerintahnya telah melobi keras untuk memberikannya pembebasan dari sanksi Uni Eropa yang lebih luas terhadap Moskow.

Terkait pembayaran, Transneft Rusia mengatakan telah melakukan pembayaran untuk transit minyak Agustus ke operator pipa Ukraina UkrTransNafta pada 22 Juli, tetapi uang itu dikembalikan pada 28 Juli karena pembayaran tidak berhasil. Sementara pengiriman minyak dihentikan mulai 4 Agustus.

Transneft mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Gazprombank, yang menangani pembayaran, mengatakan bahwa uang itu dikembalikan karena pembatasan Uni Eropa.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT