Berkali-kali Bilang Bodoh, Ini Kompilasi Jokowi Marah soal Impor

ADVERTISEMENT

Berkali-kali Bilang Bodoh, Ini Kompilasi Jokowi Marah soal Impor

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 23 Agu 2022 13:15 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong percepatan digitalisasi UMKM agar masuk ke e-catalog. Dengan masuk ke e-Katalog, APBN lebih mudah menyerap UMKM dan mengurangi angka impor.

Jokowi mengatakan, sangat bodoh jika APBN terus dihamburkan untuk membeli produk impor.

"Sangat lucu sekali APBN yang kita collect dari pajak PNBP royalti masuk ke APBN kemudian keluar sebagai belanja pemerintah yang dibeli barang impor. Waduh bodoh banget kita kalau terus-terusan impor," katanya dalam acara Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di TMII, Jakarta Timur, Selasa (23/8/2022).

Ia mengatakan, dana APBN , BUMN, Belanja APBD wajib dialokasikan untuk produk dalam negeri. Pemerintah telah meminta lembaga terkait untuk menandatangani dan berkomitmen mewujudkan hal tersebut.

Ini adalah kesekian kalinya Jokowi jengkel karena banyaknya anggaran negara yang dibelikan produk impor. Beberapa waktu lalu, ia juga mengungkapkan kekesalannya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022, Selasa (14/6/2022).

"Maaf kita ini pintar-pintar, tapi kalau caranya seperti itu (beli produk impor) bodoh sekali kita. Saya harus ngomong apa adanya, ini APBN loh, ini uang APBD loh, belinya produk impor. Nilai tambahnya yang dapat negara lain, lapangan kerja yang dapat orang lain, apa nggak bodoh kita ini," kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan banyak kementerian dan pemerintah daerah (pemda) yang maunya cuma beli produk impor dengan berbagai macam alasan. Dia pun tak habis pikir masih ada 842 produk impor di e-Katalog yang sebetulnya dapat dipenuhi dari produk dalam negeri.

Kejengkelan Jokowi soal produk impor awalnya diungkapkan di momen pengarahan kepada para menteri, kepala lembaga, kepala daerah, dan BUMN tentang aksi afirmasi Bangga Buatan Indonesia yang digelar di Badung, Bali, pada 25 Maret 2022. Jokowi meminta pembelian produk impor dihentikan, serta anggaran pengadaan barang dan jasa diarahkan untuk membeli produk lokal.

"Kok nggak kita lakukan? Bodoh sekali kita, kalau nggak lakukan ini. Malah beli barang impor. Mau diteruskan? Ndak! Ndak bisa," tegas Jokowi.

(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT