DPR Usul Ada Fatwa MUI buat Atur Orang Beli BBM Subsidi

ADVERTISEMENT

DPR Usul Ada Fatwa MUI buat Atur Orang Beli BBM Subsidi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 24 Agu 2022 12:57 WIB
Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu (29/6/2022). PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite dan Solar, secara terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Jakarta -

Anggota DPR Komisi VII Willy Midel Yoseph mengeluarkan usulan tak biasa untuk soal pembatasan pembelian BBM subsidi. Dia mengusulkan ada fatwa khusus dari MUI untuk mengatur siapa saja yang bisa membeli BBM Subsidi.

Fatwa MUI itu, menurut Willy, memuat aturan agar BBM Subsidi cuma boleh dibeli oleh orang miskin dan tidak mampu. Menurutnya usulan ini muncul saat dirinya bertemu dengan perwakilan MUI di daerahnya saat melakukan reses.

"Setelah dilihat pengawasan saat ini kan tetap jebol. Kita diskusi dengan Ketua MUI Provinsi. Bagaimana saya katakan dibuatkan saja ke MUI sebuah fatwa, dibuatkan fatwa bahwa yang subsidi itu diarahkan pada orang miskin dan tidak mampu saja," ungkap Willy Midel dalam rapat kerja dengan Menteri ESDM, Rabu (24/8/2022).

Willy menilai selama ini pengawasan yang dilakukan pemerintah, baik secara langsung dan regulasi tampaknya tidak mempan untuk menahan jebolnya subsidi BBM.

"Mungkin cara paling pas menurut saya itu secara hukum orang udah nggak peduli. Kemudian diawasi seperti apapun juga nggak ada hasilnya. Subsidi tetap jebol. Kita coba lagi dengan cara luar biasa gunakan fatwa ini," sebut Willy.

"Kita menggunakan lah yang lebih spiritual ini," katanya.

Usulan ini pun langsung disampaikan Willy ke Menteri ESDM Arifin Tasrif. "Usul ya Pak Menteri, supaya subsidi ini Rp 502 triliun cukup besar tepat sasaran," katanya.

Lihat juga video 'Curhat Sri Mulyani, Subsidi BBM Rp 502 T Diperkirakan Tak Cukup':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT