ADVERTISEMENT

d'Mentor: Kalau Bensin Naik, Pilih Mobil Bekas atau Baru?

Edward F. Kusuma - detikFinance
Kamis, 01 Sep 2022 13:18 WIB
Jakarta -

Sinyal naiknya harga BBM kian kuat. Situasi ekonomi global memaksa pemerintah untuk melakukan respon cepat agar kondisi ekonomi Indonesia tidak ambruk. Dalam waktu dekat, kebijakan yang akan dieksekusi untuk menjaga stabilitas ekonomi negara adalah menghapus subsidi BBM yang disinyalir tidak tepat sasaran.

Terkait hal ini, Menko Luhut menyebutkan bahwa pemerintah telah menimbang untung-rugi pelepasan subsidi BBM. Tidak saja mengolah pada sisi teknis, pihaknya menjelaskan bahwa pertimbangan juga sudah diuji hingga pada besaran dampak inflasi.

"Dananya ada dan sekarang sedang dipersiapkan sehingga inflasi kita bisa jaga, bisa kita turunkan, saya kira semua akan jadi lebih baik," kata Luhut seperti yang dikutip dari detikcom dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (30/8/2022).

Di balik usaha pemerintah untuk menarik subsidi, ada beberapa program yang nantinya dapat menjadi tameng bagi masyarakat terdampak. Bantuan subsidi upah bagi 16 ribu orang pekerja serta Bantuan Langsung Tunai yang dianggarkan sejumlah 24,17 triliun bagi 20,65 juta keluarga penerima manfaat pun sudah disiapkan. Disamping itu, pemerintah pun terus mendorong ekosistem kendaraan listrik sebagai pengganti kendaraan yang masih berbahan bakar fosil.

Sementara proses ini berjalan, ada kelas masyarakat yang terjepit. Mereka adalah masyarakat yang memiliki penghasilan sedikit di atas level penerima BLT yaitu diatas 3,5 juta rupiah per bulan.

Sebelumnya, dalam kesempatan berbeda Syarif Hasan mendorong agar pemerintah pusat mengevaluasi ulang rencana kenaikan BBM dalam waktu dekat. Wakil Ketua MPR RI itu menyebut, naiknya BBM secara berkesinambungan akan berpengaruh pada naiknya harga kebutuhan pokok dan berpengaruh pada daya beli masyarakat.

"Kalau dinaikan kelak akan melemahkan daya beli masyarakat. Rakyat akan semakin menderita apalagi sekarang inflasi sangat tinggi," kata Syarief kepada detikcom, Selasa (30/8/2022).

Kembali pada level masyarakat terdampak yang tidak termasuk sebagai penerima program bantuan pemerintah, apa yang seharusnya dilakukan? Sebesar apa dampak yang akan dirasakan? Bagaimana Menghadirkan Bhima Yudhistira (Direktur Celios) dan Halomoan Fischer (Pelaku Usaha Otomotif), d'Mentor malam ini akan membahasnya dalam tema "Kalau Bensin Naik, Pilih Mobil Bekas atau Baru?"

Saksikan Live d'Mentor malam ini di kanal Youtube atau web detikcom pukul 19.00 WIB. Bagi anda yang ingin bertanya atau ikut ambil bagian dalam diskusi, silakan bergabung melalui link zoom yang tertera di sepanjang acara.

(vys/vys)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT