ADVERTISEMENT

Siasati Harga Energi, Perusahaan Tambang Pelat Merah Cetak Laba Segini

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 05 Sep 2022 12:23 WIB
Tambang Emas
Foto: Tambang Emas (Denny Pratama/detikcom)
Jakarta -

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berhasil menjaga stabilitas pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang periode enam bulan pertama tahun 2022 (Januari - Juni 2022, 1H22).

Anggota MIND ID - BUMN Holding Industri Pertambangan ini meraih capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar Rp 3,74 triliun.

Nilai ini tumbuh 50% jika dibandingkan capaian EBITDA periode enam bulan pertama tahun 2021 (Januari - Juni 2021, 1H21) sebesar Rp 2,49 triliun.

Sekretaris Perusahaan Antam, Syarif Faisal Alkadrie mengatakan, kondisi perekonomian dan geopolitik global serta dinamika kondisi kebijakan penanganan pandemi COVID-19 di kawasan Asia Timur sepanjang periode triwulan kedua tahun 2022 (April - Juni 2022, 2Q22) menjadi tantangan bagi Antam.
Kondisi itu turut menyebabkan fluktuasi yang signifikan terhadap harga komoditas logam dasar (nikel) dan biaya energi (bahan bakar minyak dan batubara) serta mempengaruhi tingkat penyerapan produk nikel di pasar domestik dan internasional.

"Di tengah kondisi seperti ini Antam berfokus untuk mengimplementasikan kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya yang tepat dan efisien, dengan tetap menjaga kesetabilan tingkat produksi dan upaya perluasan basis pasar penjualan produk logam dasar maupun logam mulia sejalan dengan kondisi pemulihan perekonomian global serta outlook positif komoditas logam dasar dan logam pada tahun 2022," kata Faisal dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Minggu, 4 September 2022.



Menurutnya, sepanjang periode 1H22, perusahaan pelat merah ini mencatatkan nilai penjualan sebesar Rp 18,77 triliun. Jumlah itu tumbuh 9% jika dibandingkan penjualan pada periode 1H21 sebesar Rp 17,28 triliun.

"Di tengah tantangan dari kenaikan biaya energi, bahan baku, jasa pengangkutan serta jasa pengapalan komoditas pertambangan, pada 1H22 capaian laba kotor Antam tercatat sebesar Rp 4,03 triliun, tumbuh 27% year over year (YoY) jika dibandingkan laba kotor 1H21 sebesar Rp3,17 triliun," jelasnya.

"Sepanjang periode 1H22, Antam juga membukukan laba usaha sebesar Rp1,46 triliun dan total penghasilan lain-lain, bersih sebesar Rp748,62 miliar. Laba bersih periode berjalan Antam pada 1H22 mencapai Rp1,53 triliun, tumbuh 32% YoY dari laba periode berjalan pada 1H21 sebesar Rp1,16 triliun."

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT