Putin Ancam Setop Pasokan Gas Ke Eropa Gara-gara Ini

ADVERTISEMENT

Putin Ancam Setop Pasokan Gas Ke Eropa Gara-gara Ini

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 08 Sep 2022 09:08 WIB
Russian President Vladimir Putin delivers a speech at the plenary session of the 2022 Eastern Economic Forum (EEF) in Vladivostok, Russia September 7, 2022. Sergey Bobylev/TASS Host Photo Agency/Handout via REUTERS
Foto: Sergey Bobylev/TASS Host Photo Agency/Handout via REUTERS
Jakarta -

Uni Eropa mengusulkan pembatasan harga (price cap) untuk gas Rusia. Merespon hal ini, Presiden Vladimir Putin mengancam akan menghentikan semua suplai energi jika Eropa melakukan pembatasan harga.

Hal ini tentu meningkatkan risiko penjatahan komoditas gas di Eropa menjelang musim dingin.

Harga gas di Eropa bisa naik setinggi langit. Pemerintah Eropa telah mengeluarkan banyak uang untuk membeli gas, demi mencegah perusahaan-perusahaan energi mereka collapse. Ini juga dilakukan untuk melindungi rakyat mereka menjelang musim dingin.

Eropa menuduh Rusia menggunakan pasokan energi sebagai alat perang. Sementara Rusia menyalahkan sanksi Barat yang menyebabkan masalah pasokan gas, dan juga disebabkan oleh gangguan di pipa penyaluran.

Saat ketegangan meningkat, Putin mengatakan kontrak dapat dibatalkan jika Eropa melakukan pembatasan harga. Jika kontrak diatalkan Putin memperingatkan Barat bahwa hal itu berisiko membuat Eropa membeku.

Mengutip dari Reuters, Kamis (8/9/2022), Uni Eropa berencana terus maju dengan batasan harga untuk gas Rusia dan juga batas atas harga yang dibayarkan untuk listrik dari generator yang tidak menggunakan gas.

Para menteri energi Uni Eropa dijadwalkan mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat.

"Kami akan mengusulkan batas harga untuk gas Rusia. Kami harus memotong pendapatan Rusia yang digunakan Putin untuk membiayai perang mengerikan di Ukraina ini," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kepada wartawan.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT