Biasa Pakai Lilin, Warga Desa Terpencil NTT Senang Dapat Listrik PLN

ADVERTISEMENT

Biasa Pakai Lilin, Warga Desa Terpencil NTT Senang Dapat Listrik PLN

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Selasa, 13 Sep 2022 13:07 WIB
PLN
Foto: Dok. PLN
Jakarta -

Dua desa terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mendapatkan aliran listrik dari PLN. Kedua desa tersebut adalah Desa Benteng Tawa 1 Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada dan Desa Silaipui Kecamatan Alor Selatan, Kabupaten Alor.

Bupati Alor Amon Djobo mengapresiasi upaya PLN dalam melistriki Desa Silaipui. Meskipun medan yang dilalui cukup sulit, namun PLN mampu menyediakan listrik ke pelosok desa.

"Saya berharap kepada masyarakat Desa Silaipui agar dapat memanfaatkan listrik yang ada dengan bijak dan turut menjaganya dengan baik sehingga ke depannya bisa dimanfaatkan dan lebih meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat di sini," ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/9/2022)

Warga desa Banteng Tawa 1, Sius (50) mengaku sangat bahagia dengan masuknya listrik di desanya. Sebab, kata dia, warga desa Banteng Tawa sangat mendambakan kehadiran listrik. Adanya listrik diyakini bakal memajukan masyarakat di sana.

"Akhirnya listrik hadir dalam kehidupan saya. Selama ini kami rindu sekali akan hadirnya listrik di desa kami. Dulunya kami menggunakan lilin atau pelita dan sekarang bisa merasakan hadirnya listrik PLN," ungkap Sius yang berprofesi sebagai petani.

Dengan hadirnya listrik, lanjut Sius, usaha-usaha kecil seperti kios dapat menggunakan kulkas ataupun freezer untuk berjualan.

"Juga untuk kami yang di rumah tangga bisa menyimpan ikan atau bahan makanan lainnya dalam kulkas agar lebih bertahan lama," cetus Sius.

Kepala Desa Benteng Tawa 1, Yoseph Panas mengungkapkan masyarakat desa kini mendapatkan penerangan untuk rumah tangga. Selain itu, ia menyebut ekonomi mikro terbantu dengan adanya listrik.

"Terkait program kelistrikan, pemerintah desa mengucapkan terima kasih berlimpah terutama kepada pemerintah dan PLN yang sudah menyukseskan pelaksanaan pembangunan listrik di Desa Benteng Tawa 1," tutur Yoseph.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur Agustinus Jatmiko menyatakan PLN terus berkomitmen melistriki desa-desa hingga ke pelosok. Untuk melistriki kedua desa tersebut, jelas Agustinus, PLN memanfaatkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sekitar Rp 8,28 miliar untuk membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 10,99 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 17,08 kms, serta tiga Unit Gardu dengan kapasitas 150 Kilovolt Ampere (kVA) untuk melayani listrik 384 pelanggan di Desa Silaipui.

"Tentunya kami tetap berkomitmen agar seluruh desa bisa menikmati listrik maupun lewat pembangunan jaringan eksisting atau PLTS Komunal. Kami tetap berupaya melakukan yang terbaik agar desa- desa lain yang belum mendapat listrik bisa segera menikmati listrik dan itu membutuhkan sinergi bersama Pemerintah dan tentunya masyarakat," papar Jatmiko.

Jatmiko pun ikut merasakan kebahagiaan dengan menyalanya listrik di kedua desa ini. Dirinya berharap hadirnya PLN di desa ini dapat dimanfaatkan secara produktif. Sesuai dengan visi dan misi PLN, pihaknya berharap listrik dapat meningkatkan taraf kualitas hidup masyarakat.

"PLN mendapat tugas dari pemerintah untuk melistriki hingga seluruh pelosok negeri. Kami hadir di sini dengan semangat merah putih untuk membangun desa yang bermuara pada peningkatan taraf ekonomi," ujar Jatmiko.

Lihat juga Video: Dedikasi Guru di Pedalaman NTT, Rela Mengajar Meski Berstatus Honorer

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT