ADVERTISEMENT

Pertamina Minta Masyarakat Tak Sembarangan Isi Bensin, Jangan Sampai Menyesal!

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2022 10:36 WIB
Pengendara motor terpaksa membeli Bensin Pertamax di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2013). Premium di SPBU ini habis karena keterlambatan pengiriman karena maraknya aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di Jakarta. File detikFoto.
Pertamina Minta Masyarakat Jangan Sembarangan Isi BBM/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mengimbau masyarakat untuk mengisi BBM sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam buku panduan kendaraan bermotor. Hal ini karena pabrikan telah menyesuaikan bahan bakar yang cocok sesuai jenis kendaraan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting pergantian isi jenis BBM dengan kadar oktan (RON) yang berbeda juga tidak direkomendasikan.

"Sebaiknya pengendara selalu konsisten dalam memilih bahan bakar yang berkualitas, agar mesin kendaraan selalu awet dan terawat. Lebih aman menggunakan bahan bakar berkualitas dengan oktan/cetane yang direkomendasikan oleh pabrikan, agar mesin dapat bekerja secara maksimal," Irto dalam keterangannya, ditulis Kamis (22/9/2022).

Pertamina mengimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya.

Irto menambahkan, Pertamina menjamin seluruh produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop sesuai dengan spesifikasi dan melalui pengawasan kualitas yang ketat. Sedangkan produk BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan tidak akan disalurkan ke masyarakat.

"Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur," ujar Irto.

Simak juga video 'Pemerintah Bakal Hapus BBM 'Kotor' Tahun Depan, Pertalite Termasuk?':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT