Sah! PLN Tetapkan Direksi 2 Subholding, Ini Daftarnya

ADVERTISEMENT

Sah! PLN Tetapkan Direksi 2 Subholding, Ini Daftarnya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2022 21:40 WIB
Kantor PLN
Ilustrasi PLN/Foto: Dok. PT PLN (Persero)
Jakarta -

PT PLN (Persero) telah restrukturisasi Holding dan Subholding. Hari ini, Kamis (22/09/2022), PLN menetapkan jajaran Direksi dua Subholding Generation Company (Genco) yaitu PT PLN Nusantara Power (Genco 1) dan PT PLN Indonesia Power (Genco 2).

Aksi korporasi ini membuat seluruh aset pembangkitan PLN terkonsolidasi. PT Nusantara Power akan mengelola pembangkit dengan kapasitas 18,4 gigawatt (GW), dan PT Indonesia Power akan mengelola pembangkit dengan kapasitas 20,6 GW. Subholding ini akan menjadi perusahaan pembangkit listrik berkapasitas terbesar nomor 1 dan nomor 2 di Asia Tenggara.

"Restrukturisasi ini merupakan langkah strategis guna bisa beradaptasi dengan perubahan ke depan. Terlebih, imbuhnya, perusahaan memiliki target pengoperasian pembangkit hingga 46,4 GW pada 2025," kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dalam keterangan tertulis, Kamis (21/9/2022).

PLN harus bergerak lebih lincah, cepat serta efektif untuk penguatan bisnis yang telah ada dalam mengelola dan menyediakan energi bagi kepentingan masyarakat hingga pelosok negeri, pengembangan bisnis yang lebih luas, terutama di bidang energi baru dan terbarukan.

Untuk mempercepat transisi energi bersih, dua subholding pembangkitan ini juga akan memiliki anak usaha bersama yang fokus pada pembangkit panas bumi (Geothermal Co) dengan kapasitas 0,6 GW dan pembangkit energi baru terbarukan, seperti tenaga surya, tenaga angin dan tenaga hidro (New Energy Co) berkapasitas 3,8 GW.

"Hadirnya Direksi baru akan menjadi energi tambahan untuk mendorong peningkatan kinerja Subholding dan Anak Usahanya, sehingga dapat memperluas portofolio bisnis PLN di masa depan, menjawab tantangan seperti energi baru terbarukan," jelas Darmawan.

Rincian direksi Subholding Genco yang diangkat ada di halaman berikutnya. Langsung klik

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT