ADVERTISEMENT

Kementerian BUMN Serahkan Nasib Program Kompor Listrik ke ESDM

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 29 Sep 2022 17:33 WIB
Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada Rabu (1/7) yang menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian maupun seluruh BUMN dalam menatap era kekinian yang penuh tantangan sekaligus kesempatan. ANATAR FOTO/Aprillio Akbar/nz
Kementerian BUMN Serahkan Nasib Program Kompor Listrik ke ESDM/Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta -

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya menyerahkan nasib program kompor induksi atau kompor listrik kepada Kementerian ESDM. Sebab, pihaknya hanya sebagai pelaksana program.

Sebagaimana diketahui, pemerintah sebelumnya menyatakan jika program konversi kompor LPG 3 kg ke kompor listrik tidak dilakukan tahun ini. Menyusul kemudian, PT PLN (Persero) menyatakan membatalkan program tersebut. Padahal, uji coba kompor listrik telah berjalan di dua kota yakni Solo dan Denpasar.

"Tanya sama ESDM, kan ESDM yang tahu, kan dia yang punya regulasi, bukan kita. Kita kan pelaksana aja. Jadi ESDM yang tahu kalau soal diteruskan atau apa ESDM lah, kan itu bukan ranah kami. Ranah kami kan cuma melaksanakan aja," jelasnya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2022).

Arya mengatakan, uji coba kompor listrik telah berjalan. Ia pun meminta agar menunggu hasil evaluasinya saat ditanya nasib uji coba kompor listrik.

"Kan uji coba yang kemarin di Solo sama Bali kan, itu kan lagi proses, sudah jalan, kita lihat saja bagaimana evaluasinya, belum tau saya," ujarnya.

Sementara, PLN menyatakan, rencana pembagian 300 ribu kompor listrik dipastikan batal. Hal itu sejalan keputusan pemerintah membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik.

"300 ribu (kompor listrik) nggak jadi ya," ujar Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto

Simak Video: Konversi Elpiji 3 Kg ke Kompor Listrik Tak Dilakukan Tahun Ini

[Gambas:Video 20detik]



(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT