Harga Pertamax Sudah Turun, Selanjutnya Giliran Pertalite?

ADVERTISEMENT

Harga Pertamax Sudah Turun, Selanjutnya Giliran Pertalite?

Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 01 Okt 2022 15:09 WIB
Infografis berbagai versi harga Pertalite
Foto: Infografis detikcom/M Fakhry Arrizal
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) baru saja menurunkan harga BBM Pertamax. Harga Pertamax yang semula Rp 14.500, kini turun menjadi Rp 13.900/liter.

Setelah Pertamax turun, apakah akan diikuti Pertalite? Seperti diketahui harga Pertalite dan Pertamax pada awal September, persisnya 3 September, naik berbarengan. Pengumuman itu disampaikan langsung dalam keterangan pers Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri ESDM, Menteri Keuangan, Menteri Sosial, dan Menteri Ketenagakerjaan di Istana Kepresidenan, Sabtu (3/9/2022).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, keputusan menurunkan harga BBM ada di tangan regulator.

"Untuk BBM subsidi, kewenangan menentukan harga di Regulator," katanya saat dihubungi detikcom, Sabtu (1/10/2022).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif bicara mengenai potensi penurunan harga Pertalite landainya harga minyak dunia. Dia menyebut hal itu bisa saja terjadi.

"Iya nanti kita lihat kalau harga minyak membaik ya insyaallah (harga Pertalite bisa turun)," kata Arifin kepada wartawan di Hotel Ayana MidPlaza, Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2022).

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan apabila harga minyak dunia turun tentu harga BBM juga akan turun. Namun pemerintah tetap akan menanggung biaya untuk BBM jenis Pertalite dan Solar lantaran disubsidi penuh.

"Nanti kalau harga minyak dunia turun kita seperti apa? Ya pasti kita turun. Cuma yang mesti diingat, apa yang dilakukan pemerintah hari ini, itu mengurangi subsidi," kata Erick.

Erick menegaskan, biaya subsidi BBM jenis Pertalite dan Solar tetap harus ditanggung penuh. Lain halnya dengan Pertamax yang kondisinya hanya disubsidi sebagian.

"Jadi Pertamax, Pertalite, Solar yang dijual itu masih ada subsidinya. Nah kalau nanti harga minyak dunia, mungkin sekarang US$ 95 turun ke US$ 75, nanti apa? Pertamax akan harga pasar, jadi bisa aja turun," jelas Erick.

"Tapi apakah Solar dan Pertalite itu nanti harga pasar? ya nggak bisa, subsidi," sambung Erick.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT