Erick Thohir Cek Kesiapan SPKLU PLN Jelang KTT G20, Apa Hasilnya?

ADVERTISEMENT

Erick Thohir Cek Kesiapan SPKLU PLN Jelang KTT G20, Apa Hasilnya?

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Kamis, 10 Nov 2022 16:42 WIB
PLN
Foto: dok. PLN
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengecek langsung kondisi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Central Park ITDC Nusa Dua Bali. Kedatangan Erick untuk memastikan kesiapan pasokan listrik pada perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 mendatang.

"Saya juga tadi berpesan kepada PLN, Angkasa Pura I, Telkom, dan InJourney untuk memastikan pelayanan terbaik, mulai dari bandara, konektivitas jaringan internet, hotel, dan keandalan pasokan listrik," kata Erick dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11/2022).

Pada kunjungan Rabu (9/11) kemarin, Erick memastikan seluruh BUMN yang terlibat telah siap menyukseskan perhelatan KTT G20 di Bali yang akan digelar pada 15 hingga 16 November 2022.

"Kami bersama Bapak Presiden sudah mengecek sejumlah venue yang akan menjadi lokasi KTT G20. Insyaallah semua sudah siap dalam menjamu tamu-tamu dari negara lain," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Adi Lumakso menyebut saat ini persiapan PLN untuk menghadapi KTT G20 telah selesai 100 persen. Termasuk kesiapan infrastruktur SPKLU yang akan melayani ratusan kendaraan listrik selama gelaran KTT G20.

"PLN menyiapkan 66 SPKLU untuk melayani 636 mobil. Tersebar di beberapa lokasi antara lain di ITDC 1 dan 2 serta di Apurva Kempinski. Selain itu, terdapat 200 home charging untuk melayani pengisian daya baterai 290 motor," terangnya.

Di samping itu, disediakan juga beberapa jenis SPKLU Ultra Fast Charging yang akan dilayani langsung oleh petugas PLN. Hal ini untuk memastikan kesesuaian inlet (charging port) masing-masing kendaraan pada SPKLU dengan nozzle maupun konektor.

"Khusus untuk pelayanan isi ulang daya baterai kendaraan listrik, PLN menyiagakan 128 personel yang 24 jam standby di lokasi dengan tetap melakukan koordinasi bersama Paspampres," jelas Adi.

Menurutnya, pihaknya juga menyiapkan aplikasi pendukung, yakni Charge.In dan aplikasi dashboard untuk memonitor kinerja dari masing-masing SPKLU.

"Aplikasi ini merupakan internal development yang dikembangkan oleh PLN di Bali untuk memudahkan personel melakukan pengawasan terhadap ketersediaan SPKLU," tuturnya.

Sebagai informasi, kunjungan kerja yang dilakukan Kementerian BUMN kemudian dilanjutkan oleh Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto menuju Posko Pimpinan Pengamanan Pasokan Ketenagalistrikan KTT G20 di Hotel Mercure, Nusa Dua.

(prf/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT