PLN Gandeng Perusahaan Arab Saudi Kembangkan Energi Bersih

ADVERTISEMENT

PLN Gandeng Perusahaan Arab Saudi Kembangkan Energi Bersih

Danica Adhitiawarman - detikFinance
Selasa, 15 Nov 2022 13:20 WIB
PLN Gandeng ACWA Power Kembangkan Energi Bersih
Foto: PLN
Jakarta -

PT PLN (Persero) bekerja sama dengan perusahaan energi asal Saudi Arabia, ACWA Power untuk mengurangi emisi dan sektor kelistrikan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dengan optimal.

"Kerja sama ini merupakan langkah strategis kedua pihak untuk mencapai cita-cita dunia dalam mengurangi emisi karbon. Ke depan, kedua belah pihak bisa menjajaki kerja sama tidak hanya untuk kelistrikan, tetapi juga di luar kelistrikan ini termasuk pengembangan hidrogen," ujar Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury dalam keterangan tertulis, Selasa (15/11/2022).

Kerja sama ini ditandai dengan Memorandum of Understanding (MoU) yang disepakati oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dan Vice Chairman and Chief Executive Officer ACWA Power Paddy Padmanathan yang disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, dan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Dadan Kusdiana dalam rangkaian ajang KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11).

Pahala mengatakan MoU ini menjadi jembatan kedua belah pihak untuk memperluas kerja sama untuk mengembangkan energi bersih. Hal ini sejalan dengan langkah pemerintah Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 mendatang.

Sementara itu, Dadan mengatakan Indonesia memiliki banyak potensi EBT, sehingga kerja sama ini akan membuat pengembangan EBT lebih masif lagi.

"PLN sangat agresif mencoba melihat peluang dan kemungkinan mengembangkan lebih banyak energi hijau. Tentu saja banyak tantangan untuk PLN, tapi menurut saya ini proses transisi energi," ungkap Dadan.

Darmawan menjelaskan penanganan perubahan iklim bukan hanya sebagai tantangan untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga peluang bisnis. Dalam masa mendatang, akan ada banyak agenda PLN untuk transisi energi yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

"ACWA Power dan PLN telah membangun kerja sama yang sangat kuat, berjangka panjang, dan produktif," jelas Darmawan.

Darmawan menambahkan, PLN dan ACWA Power sebelumnya telah bekerja sama dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di Singkarak dan Saguling yang disepakati pada Oktober 2022. Oleh karena itu, kerja sama terbaru ini menjadi komitmen yang lebih luas untuk menjajaki peluang untuk ekspansi bisnis bersama di kancah internasional.

Di sisi lain, PLN dan ACWA Power tengah menghadapi tantangan perkembangan teknologi, sehingga mereka menjajaki pengembangan proyek EBT.

Proyek EBT yang tengah dikembangkan di antaranya Photovoltaic Surya, Angin, Hydro, Pump Storage, Battery Peaker, Battery Storage, Pasang Surut, dan Panas Bumi. Selain itu, fasilitas Green Hydrogen dan Green Ammonia juga akan dikembangkan oleh PLN dan ACWA Power bersama-sama.

"ACWA Power mendukung PLN di Indonesia dengan melakukan kolaborasi strategi, teknologi dan investasi," ucapnya.

Paddy mengatakan Indonesia adalah negara kepulauan yang unik dengan keanekaragaman sumber daya alam yang bisa dijadikan sumber EBT, seperti panas bumi, matahari, angin, dan sungai. Kerja sama ini akan menjadi jembatan kedua belah pihak untuk berkolaborasi mendukung transisi energi dan mengurangi emisi karbon.

"Kami ingin menjelajahi bersama PLN dalam mengembangkan energi terbarukan, mengembangkan hidrogen untuk mengurangi karbon dioksida," ujar Paddy.



Simak Video "PLN Nyatakan Pasokan Listrik di Puncak KTT G20 Dalam Kondisi Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT