Listrik Padam di Cianjur Imbas Gempa, Baru 33% yang Sudah Balik Nyala

ADVERTISEMENT

Listrik Padam di Cianjur Imbas Gempa, Baru 33% yang Sudah Balik Nyala

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 21 Nov 2022 19:20 WIB
Gempa bumi berkekuatan M 5,6 mengakibatkan kerusahan di Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11). Selain rumah, gempa juga mengakibatkan atap dan tembok sekolah ambruk.
Foto: REUTERS/Iman Firmansyah
Jakarta -

Gempa Magnitudo (M) 5,6 yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat berdampak pada jaringan kelistrikan di wilayah setempat. Ratusan petugas dari PT PLN (Persero) pun dikerahkan untuk bergerak cepat memulihkan kondisinya.

Manager PLN UP3 Cianjur Muhammad Hermansyah mengatakan sampai pukul 18.00 WIB sebanyak 33% penyaluran pelanggan (penyulang) berhasil dipulihkan, sementara sisanya masih dalam proses penormalan. Adapun gardu distribusi yang telah menyala sebanyak 322 gardu dengan sekitar 50.000 pelanggan terdampak telah berhasil dinormalkan dan menyala lagi.

"Kami terus berupaya memulihkan kelistrikan di Cianjur dengan cepat. Tentunya dalam pelaksanaan tugas petugas tetap mengedepankan keselamatan warga," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (21/11/2022).

Selain pemulihan kelistrikan, PLN juga menyalurkan bantuan cepat bagi warga terdampak berupa bahan makanan seperti beras 120 karung, mi instan 240 dus, sarden 240 kaleng, mi cup instan 120 dus, dan minyak goreng 120 dus. Bantuan ini diserahkan hari ini juga untuk memenuhi kebutuhan warga.

PLN juga terus koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga Posko Satgas Bencana BUMN di Cianjur untuk mendata dan memastikan penyaluran bantuan selanjutnya bagi warga terdampak.

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika terjadi bencana. Warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi terkini atau menyampaikan aduan terkait kelistrikan, dapat mengaksesnya melalui aplikasi PLN Mobile.

(aid/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT