Jokowi Beberkan Hal yang Bikin Asing Bisa Mainkan RI, Apa Itu?

ADVERTISEMENT

Jokowi Beberkan Hal yang Bikin Asing Bisa Mainkan RI, Apa Itu?

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 02 Des 2022 16:33 WIB
Wawancara Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indonesia punya sumber daya alam (SDA) yang melimpah untuk mendukung pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik. Kebutuhan industri kendaraan listrik seperti bauksit, nikel, timah, dan tembaga ada di Indonesia.

Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada kendala yang membuat Indonesia tidak bisa mengoptimalkan hal tersebut, salah satunya adalah tidak terjalinnya integrasi.

"Yang sulit itu integrasi. Nikel ada di Morowali, di Weda Bay. Tembaga ada di Papua, Sumbawa. Bauksit ada di Kalimantan Barat, di Bintan. Timah di Bangka Belitung. Yang sulit dari dulu sampai sekarang, yang tidak pernah kita kerjakan adalah mengintegrasikan itu jadi ekosistem besar. Proyek jalan sendiri, ini jalan sendiri," katanya dalam Rapimnas KADIN 2022 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2022).

Menurut Jokowi, hal ini menyebabkan Indonesia tidak mendapat nilai tambah yang besar. Hal ini jugalah yang membuat Indonesia dimainkan oleh negara-negara lain.

"Sehingga tak punya nilai tambah yang besar, akhirnya kita dimain-mainkan oleh negara lain," imbuhya.

Jokowi memberikan contoh, misalnya yang terjadi di industri tembaga. Menurutnya, sudah lebih dari 50 tahun industri tembaga ada di Papua, tapi smelternya justru dibangun di luar negeri.

"Contoh saja tembaga, sudah lebih dari 50 tahun di Papua, smelternya kok ada di Jepang, ada di Spanyol, loh kita dapat apa? Dan kita diam saja. Pengusaha daerah dapat apa? UMKM dapat apa? Ini gerbong besar," jelasnya.

Oleh karena itu, Jokowi mendorong adanya integrasi untuk mendorong Indonesia menuju peradaban baru. Hal ini menurutnya akan membuat Indonesia menyumbang 60% kebutuhan baterai kendaraan listrik dunia.

"Kalau (ekosistem) baterai listriknya jadi, kita nggak usah muter-muter. Pak Arsjad (Ketum KADIN) nggak usah marketing investasi, Pak Bahlil (Menteri Investasi/BKPM) nggak usah muter-muter, orang akan datang ke sini, percaya saya. Ekosistem besarnya ada di sini," ungkap Jokowi.

Jokowi percaya siapa pun yang ingin membangun industri kendaraan listrik akan datang ke Indonesia. "Siapa pun yang ingin bangun mobil listrik, motor listrik, kendaraan listrik pasti akan ke sini karena lebih efisien," pungkasnya.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT