Marak Tambang Ilegal Punya Beking Ngeri, Menteri ESDM Mau Bentuk Ditjen Baru

ADVERTISEMENT

Marak Tambang Ilegal Punya Beking Ngeri, Menteri ESDM Mau Bentuk Ditjen Baru

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Sabtu, 03 Des 2022 11:30 WIB
Jakarta Energy Forum 2020 resmi dibuka oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif. Acara ini bertema
Menteri ESDM Arifin Tasrif/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kemunculan tambang ilegal masih marak terjadi di berbagai daerah. Bahkan, dalam sepekan terakhir isu tambang ilegal dengan 'bekingan' besar di Klaten, Jawa Tengah jadi buah bibir.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) punya senjata untuk memerangi tambang ilegal. Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan pihaknya berencana membentuk Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) untuk menertibkan pelanggaran hukum di sektor ESDM, termasuk tambang ilegal.

"Kita sendiri sekarang sedang proses membentuk Direktorat Gakkum, penegakan hukum. Ke depannya kita akan ada otoritas untuk tertibkan itu semua," ungkap Arifin Tasrif di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2022).

Arifin bilang direktorat baru itu dalam proses dan diharapkan bisa berjalan efektif pada kuartal I-2023. "Kita harapkan kuartal I tahun depan sudah bisa jalan, ini sekarang sudah proses," ujarnya.

Perihal tambang pasir ilegal di Klaten yang menjadi pembicaraan beberapa hari terakhir, Arifin menjelaskan sampai kini pihaknya masih menunggu hasil penelusuran inspektur tambang yang diturunkan Kementerian ESDM untuk mengungkap masalah di balik tambang ilegal.

"Tambang ilegal, kita sudah turunkan inspektur tambang di sana untuk identifikasi masalah yang ada di sana. Ini kan masalahnya pengawasan, apalagi kan sekarang izin batu dan pasir ada di daerah langsung," ungkap Arifin.

Yang jelas, Arifin menegaskan apabila benar ada tambang ilegal artinya operasional tambang tersebut telah melanggar hukum dan harus diproses.

"Di area yang ditambang tidak sesuai persyaratan hukum, maka harus hadapi konsekuensi hukum. Maka harus koordinasi sama daerah karena dampak kerusakannya parah nantinya," sebut Arifin.

Dia juga mewanti-wanti tambang ilegal bisa merusak lingkungan, menyebabkan banjir, dan merusak lahan.

"Kalau izin pertambangan kan mensyaratkan kalau sudah pertambangan harus ada reklamasi. Kalau yang ilegal ini kan yang sebabkan banjir dan lahan yang rusak. Jadi kita lewat inspektur tambang akan koordinasi dengan daerah langkah pengamanan daerah," sebut Arifin.

Ada kisruh beking tambang disorot Ganjar. Cek halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT