Pertamina Bangun 92 SPBU di Daerah 3T Sepanjang 2022

ADVERTISEMENT

Pertamina Bangun 92 SPBU di Daerah 3T Sepanjang 2022

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Rabu, 07 Des 2022 19:20 WIB
Suasana SPBU Pertamina.
Ilustrasi/Foto: dok. Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga
Jakarta -

PT Pertamina Patra Niaga mencatatkan telah membangun total 92 SPBU di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sehingga kalau ditotal-total, di Indonesia telah berdiri sebanyak 413 SPBU daerah 3T.

Informasi ini disebutkan oleh Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR, Rabu (7/12/2022).

"Jadi totalnya semenjak awal mula mendirikan SPBU 3T, ada sekitar 413 SPBU 3T yang kita layani dan 92 diantaranya adalah yang kami realisasi di 2022," ucapnya.

Jumlah ini pun juga sejalan dengan instruksi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sehingga untuk proyeksi 2023, pihaknya belum dapat memastikannya.

"Nanti di 2023 juga kayaknya udah ada target tertentu yang akan diberikan pemerintah. Mungkin nanti bapak (DPR) bisa sampaikan ke ESDM kalau ada tambahan barunya lagi, kami sebenarnya siap untuk menjalankannya," ujarnya.

Alfian sendiri mengaku tidak terlalu hafal di mana saja daerah tempat SPBU tersebut berdiri. Terbaru, ia meresmikan SPBU di daerah Nias Selatan, Sumatera Utara, pada pekan lalu.

Alfian pun turut menceritakan perjuangannya dalam memasok bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah-wilayah tersebut. Salah satunya seperti di Papua yang mengharuskan Pertamina berganti 6 moda transportasi sampai SPBU tujuan.

"Effort-nya luar biasa untuk menyampaikan BBM ke sana. Misalnya kayak di Papua, kita bisa sampai ganti 6 moda angkutan walaupun di Nias kemarin moda angkutan tidak banyak kami ganti, tapi tetap luar biasa," ujar Alfian

"Biaya ke sana kalau kita rata-ratakan sekitar 21% dari rata-rata cost normal. walaupun itu bervariasi, ada yang lebih dari 100%," tambahnya.

Ke depan, pihaknya juga akan lebih meningkatkan perhatian ke lokasi-lokasi pulau terpencil yang belum terjamah SPBU Pertamina.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT