PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PLN Nusa Daya mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Nusa Daya Krueng Raya berkapasitas 15 Megawatt (MW) di Kabupaten Aceh Besar.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pengoperasian untuk menambah pasokan listrik Banda Aceh pascabencana sekaligus menyambut momen Nataru dan Bulan Ramadan.
"Kehadiran PLTD ini menjadi bagian dari langkah strategis PLN untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Pascabencana, kami terus bergerak agar kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi dan aktivitas sosial maupun perekonomian dapat kembali berjalan normal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan, dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, kelistrikan Banda Aceh kini ditopang oleh beberapa pembangkit dengan total pasokan daya 32 MW.
Listrik ini dipasok oleh PLTD Lueng Bata existing milik PLN Nusantara Power berkapasitas 7 MW dan backup pasokan dari PLN Nusa Daya sebesar 25 MW yang terdiri dari 10 MW di PLTD Lueng Bata dan 15 MW di PLTD Krueng Raya.
"Dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, sistem kelistrikan di Banda Aceh kini memiliki cadangan yang lebih kuat, didukung oleh PLTD Lueng Bata existing dan backup dari 2 lokasi PLTD dari PLN Nusa Daya, sehingga keandalan layanan dapat lebih terjamin bagi masyarakat," jelasnya.
Rizal menambahkan nantinya PLN akan kembali menambah pasokan listrik yang menyuplai Banda Aceh dengan pengoperasian PLTD di Ulee Kareng berkapasitas 25 MW, dengan begitu total backup daya yang memasok Banda Aceh nantinya sebesar 57 MW.
"Penempatan pembangkit di titik-titik strategis ini diharapkan dapat mengoptimalkan pasokan listrik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terus terlayani dengan baik," tutup Rizal.
Lihat juga Video: Bahlil Kirim Tower Listrik ke Lokasi Banjir Aceh-Sumut Pakai Hercules
(hrp/fdl)










































