Bensin RON 92 Diproduksi Dalam Negeri 2027, Shell cs Bisa Beli di Pertamina

Bensin RON 92 Diproduksi Dalam Negeri 2027, Shell cs Bisa Beli di Pertamina

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 14 Jan 2026 18:59 WIB
Bensin RON 92 Diproduksi Dalam Negeri 2027, Shell cs Bisa Beli di Pertamina
Ilustrasi.bensin.Foto: Getty Images/iStockphoto/Ziga Plahutar
Jakarta -

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) RON 92 ke atas. Ini seiring diresmikannya operasional kilang terintegrasi atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menargetkan kilang Balikpapan mampu memproduksi bensin RON 92 ke atas pada semester II- 2027. Dengan begitu, kebutuhan BBM untuk SPBU swasta dari hasil produksi dalam negeri alias tidak impor.

"Kita mau dorong agar produksinya sudah harus ada di 2027. 2027 ini kemungkinan di semester kedua. Nah kalau semuanya ini produknya sudah ada, itu berarti kita sudah tidak perlu impor lagi, jadi silakan beli di Pertamina," katanya saat ditemui di Kantor ESDM, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain Bahlil membuka peluang SPBU swasta maupun Pertamina impor BBM jika kapasitas produksi kilang dalam negeri belum mencukupi.

ADVERTISEMENT

"Tapi selama kapasitas produksi kita masih kurang dibandingkan konsumsi, maka tetap kita sementara impor harus kita lakukan. Itu maksudnya. Kan kemarin pidato saya kan 2027," katanya.

Sementara untuk solar, Bahlil bilang pemerintah menargetkan penghentian impor solar untuk produk CN 48 akan lebih dahulu dilakukan dibandingkan CN 51 yang mulai dilakukan setop pada pertengahan 2026.

"Yang tidak kita impor lagi itu adalah solar. Solar 2026 kita gak impor lagi, itu C48. C51-nya itu nanti kita di semester kedua moga-moga udah gak impor," katanya.

Sebelumnya, pada pidato peresmian RDMP Senin lalu, Bahlil menjelaskan kebutuhan nasional mencapai sekitar 38,5 juta kiloliter per tahun. Kebutuhan tersebut terdiri atas bensin RON 90 sebesar 28,9 juta kl per tahun, RON 92 sebesar 8,7 juta kl per tahun, serta RON 95 dan RON 98 sekitar 650 ribu kiloliter per tahun.

Melalui optimalisasi RDMP Kilang Balikpapan, produksi bensin dengan nilai oktan di atas RON 90 dapat ditingkatkan hingga 5,8 juta kl per tahun. Dengan tambahan kapasitas tersebut, impor bensin RON 92, RON 95, dan RON 98 dapat ditekan hingga sekitar 3,6 juta kl per tahun.

"Ke depan, melalui penerapan E10 kita dapat menghemat impor hingga 3,9 juta kl per tahun, dan melalui pengembangan kilang selanjutnya kita dapat menyetop impor bensin RON 92, 95, dan 98 serta mengurangi impor bensin RON 90," terang Bahlil.

Simak juga Video: Bahlil Sebut SPBU Swasta Setuju Beli BBM Pertamina Asal Belum Dicampur

(hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads