Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan telah memberikan izin impor BBM kepada operator SPBU swasta. Dengan begitu pasokan BBM di SPBU swasta kembali normal lagi.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman mengatakan distribusi BBM impor sedang berjalan. Ia pun meminta masyarakat tidak khawatir terhadap pasokan BBM SPBU swasta.
"Kalau yang awal tahun sudah, sudah. Ya, itu tunggu aja. Proses distribusi sedang berjalan," katanya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Laode menyampaikan bahwa pemberian kuota BBM tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Terkait besarannya mirip seperti tahun lalu.
"Sudah (diberikan izin impor). (Kenaikannya 10% dari tahun 2025) mirip lah sama," katanya saat ditemui di BPH Migas, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).
Kementerian ESDM menegaskan bahwa proses impor BBM berjalan berkesinambungan dan tidak terputus di awal tahun. Menurutnya, pengiriman BBM dilakukan secara berkelanjutan tanpa jeda.
Pemerintah berharap setelah izin impor tersebut, pasokan BBM di SPBU swasta tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. "Bukan segera normal, harusnya sudah normal. Kan kita tidak ada menghentikan," tegas Laode.
Simak juga Video: Warga Ngaku Senang Bisa Isi BBM di SPBU Shell Lagi
(hrp/hns)










































