PT PLN (Persero) menyiapkan program mendukung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Program itu adalah layanan pembelian token listrik melalui platform berbasis WhatsApp yang digunakan agen Kopdes Merah Putih.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan melalui layanan ini, warga desa bakal dapat membayar listrik atau membeli token tanpa harus keluar rumah.
"Jadi kami membuat platform pembayaran di mana agen-agen kooperasi desa merah putih bisa mendatangi rumah-rumah dan langsung mereka membayar listrik di rumahnya masing-masing, karena menggunakan platform di mana agen kooperasi desa merah putih hanya cukup menggunakan platform WhatsApp yang tersambung pada server pembayaran," ujar Darmawan dalam Rapat dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menguntungkan pelanggan, Darmawan mengatakan layanan ini akan menjadi pendapatan koperasi desa yang bersifat rutin atau recurring income. Hal ini dikarenakan setiap transaksi pembayaran atau pembelian token listrik ada biaya administrasi sebesar Rp 2.000.
"Nah tentu saja dalam hal ini setiap ada transaksi pembayaran itu ada transaksi biaya sekitar Rp 2 ribu dan ini menjadi penghasilan kooperasi desa merah putih. Jadi kalau di situ ada 1.000 rumah itu artinya per bulan ada sekitar Rp 2 juta yang menjadi recurring income dari kooperasi desa merah putih," terang Darmawan.
"Nah tentu saja rata-rata di setiap kooperasi desa merah putih itu wilayahnya ada sekitar 5.000 sampai 8.000 rumah artinya akan ada recurring income yang menjadi biaya operasional untuk kooperasi desa merah putih," sambungnya.
Selain itu, PLN akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai rantai pasok bahan bakar co-firing pembangkit, mulai dari limbah sawit hingga limbah dari hasil gergaji kayu.
"Ini juga menjadi salah satu potensi kerjasama antara PLN dengan kooperasi desa merah putih tetapi pada intinya adalah bagaimana PLN mendukung penuh agar program kooperasi desa merah putih sesuai arahan dari Bapak Presiden ini bisa berjalan dengan baik," katanya.
(hrp/hns)











































