PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM & LPG di Tahun 2025

PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM & LPG di Tahun 2025

Aan Abdau Rizal - detikFinance
Kamis, 22 Jan 2026 12:29 WIB
PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM & LPG di Tahun 2025
Foto: Pertamina International Shipping
Jakarta -

PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan mengangkut sebanyak 170 miliar liter BBM dan LPG ke seluruh wilayah Indonesia hingga pasar internasional. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen PIS dalam mendukung distribusi dan ketahanan energi nasional.

Dari total angkutan tersebut, PIS mengangkut energi berupa minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG untuk kebutuhan dalam negeri sebesar 107 miliar liter. Sementara itu, angkutan kargo untuk pasar internasional mencapai 63 miliar liter.

Direktur Utama PIS, Surya Tri Harto mengatakan bahwa PIS memastikan pasokan energi di dalam negeri terpenuhi dan memperluas jangkauan layanan hingga internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini menunjukkan kontribusi signifikan PIS dalam memastikan pasokan energi dari Sabang sampai Merauke, serta perluasan jangkauan layanan yang terus dipercaya di pasar global," ujar Surya Tri Harto, dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).

Realisasi ini melanjutkan tren pertumbuhan bisnis dan kapasitas angkutan energi yang telah ditunjukkan PIS pada tahun sebelumnya. Pada 2024, PIS tercatat berhasil mengangkut lebih dari 161 miliar liter BBM dan LPG. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi PIS sebagai urat nadi distribusi energi nasional yang konsisten menjaga kelancaran pasokan BBM, LPG, dan produk energi lainnya di seluruh negeri.

ADVERTISEMENT

Untuk mendukung operasional, PIS terus memperkuat armada angkutannya. Hingga akhir 2025, total kapal milik PIS mencapai 110 unit. Operasional kapal tanker PIS berjalan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, serta didukung oleh 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat) guna memastikan kelancaran proses sandar dan bongkar muat di berbagai pelabuhan.

Sejumlah program strategis juga dijalankan, antara lain perluasan pasar non-captive melalui ekspansi rute internasional serta pembukaan tiga kantor strategis yang mencakup pemasaran di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa. Selain itu, PIS juga melakukan diversifikasi jenis kargo untuk memperluas portofolio bisnis.

Dari sisi keselamatan dan standar operasional, pada 2025 sebanyak 84 kapal milik PIS telah memenuhi standar inspeksi Ship Inspection Report Programme (SIRE), yakni standarisasi inspeksi kapal tanker guna memastikan aspek keselamatan pelayaran.

"Sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics dari Pertamina Group, langkah transformasi ini merupakan komitmen perusahaan untuk memperkuat keandalan operasional dalam distribusi dan ketahanan energi nasional. Serta, memperkuat daya saing armada Indonesia di kancah dunia," tutup Surya.




(ega/ega)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads