Diterjang Hujan Deras Tambang Coltan Longsor, 200 Orang Jadi Korban

Diterjang Hujan Deras Tambang Coltan Longsor, 200 Orang Jadi Korban

Heri Purnomo - detikFinance
Sabtu, 31 Jan 2026 16:53 WIB
Diterjang Hujan Deras Tambang Coltan Longsor, 200 Orang Jadi Korban
Ilustrasi tambang.Foto: REUTERS/Ivan Alvarado
Jakarta -

Longsor besar menerjang tambang Coltan Rubaya di Provinsi Kivu Utara, Kongo timur, Rabu (28/1/2026). Insiden tersebut terjadi di wilayah yang saat ini dikuasai kelompok pemberontak AFC/M23.

Juru Bicara Gubernur Provinsi Kivu Utara, Lumumba Kambere Muyisa belum bisa memastikan jumlah korban, namun diperkirakan mencapai 200 orang.

"200 orang menjadi korban tanah longsor ini, termasuk penambang, anak-anak, dan pedagang wanita. Beberapa orang berhasil diselamatkan tepat waktu dan mengalami luka serius," kata Muyisa dikutip dari Reuters, Sabtu (31/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, insiden tanah longsor ini terjadi karena sudah memasuki musim hujan. Dengan curah hujan yang tinggi tersebut membuat tanah di lokasi pertambangan gampang bergeser.

"Kita sedang berada di musim hujan. Tanahnya rapuh. Tanah itulah yang ambruk saat para korban berada di dalam lubang," terang Muyisa.

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, tambang di Rubaya menghasilkan sekitar 15% coltan dunia, sementara Kongo diperkirakan memiliki cadangan 60-80% coltan dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, coltan singkatan dari columbite-tantalite adalah mineral bijih logam berwarna hitam kusam yang menjadi sumber utama tantalum dan niobium, dua unsur vital teknologi modern.

Setelah dimurnikan, coltan menghasilkan bubuk tantalum yang digunakan dalam kapasitor komponen elektronik, seperti smartphone, laptop, dan konsol game, otomotif, hingga teknologi dirgantara.

(hrp/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads