PT PLN (Persero) bersama PT Usaha Chunlan Indonesia (UCI) dan Grand Aston Puncak resmi meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di kawasan wisata Puncak.
Berlokasi di Grand Aston Puncak Hotel & Resort, fasilitas ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di jalur wisata strategis Jawa Barat (Jabar), sekaligus mendukung mobilitas ramah lingkungan.
SPKLU ini dilengkapi dua unit DC Ultra Fast Charger berkapasitas masing-masing 120 kiloWatt (kW) dengan teknologi dari Zhejiang Benyi New Energy Co., Ltd atau BENY EV Charger, salah satu merek pengisi daya kendaraan listrik terkemuka di Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teknologi ini memungkinkan pengisian daya yang cepat, aman, stabil, dan efisien, termasuk untuk kendaraan listrik berkapasitas besar.
Kehadiran SPKLU di Puncak memberikan solusi nyata bagi wisatawan dan pengguna kendaraan listrik yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur pengisian daya di kawasan pegunungan.
Kini, perjalanan menuju Puncak menggunakan mobil listrik dapat dilakukan dengan lebih nyaman, ramah lingkungan, dan tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
Direktur Utama UCI Yeny Maria menyampaikan kebanggaannya dapat terlibat dalam pembangunan SPKLU pertama di kawasan Puncak. Menurutnya, proyek ini menjadi bagian dari komitmen UCI dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional.
"Kami sangat bangga menjadi bagian dari peresmian SPKLU pertama di kawasan Puncak. Sebagai vendor EV charger resmi BENY EV Charger, kami berkomitmen menyediakan perangkat pengisian daya yang cepat, aman, dan andal," ujar Yeny, dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).
"Dua unit DC Charger Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kilowatt (kW) ini hadir untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat bepergian ke Puncak tanpa rasa khawatir. Ini adalah langkah konkret dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," sambungnya.
Foto: PT Usaha Chunlan Indonesia (PT UCI) |
Dukungan terhadap kehadiran SPKLU ini juga disampaikan oleh manajemen Grand Aston Puncak sebagai penyedia lokasi strategis. Owner Representative GAP & Corporate Business Unit Manager Santi Damayanti menyebut peresmian SPKLU ini sebagai wujud kolaborasi nyata antara sektor perhotelan, BUMN, dan swasta dalam mendukung program pemerintah.
"Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan YME, hari ini telah dilaksanakan peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di area Hotel Grand Aston Puncak. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN dan PT Usaha Chunlan Indonesia yang telah memilih hotel kami sebagai lokasi strategis penempatan SPKLU di kawasan Puncak," ujar Santi.
Ia menambahkan, keberadaan dua unit SPKLU ultra fast charging berkapasitas 120 kW ini memberikan jaminan kenyamanan dan rasa aman bagi pengguna kendaraan listrik, khususnya pada periode liburan sekolah dan hari besar nasional.
"Dengan adanya SPKLU di Hotel Grand Aston Puncak, para pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir lagi saat bepergian atau berlibur ke Puncak pada musim liburan seperti Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, dan Imlek. Teknologi ultra fast charging ini mampu melayani pengisian daya secara cepat dan efisien, sehingga mendukung kenyamanan perjalanan pengguna EV," jelas Santi.
Dari sisi penyedia listrik, PLN menegaskan pembangunan SPKLU ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi sektor transportasi.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Cianjur Andre Pratama Djatmiko menyebut SPKLU di Grand Aston Puncak sebagai simbol nyata komitmen PLN terhadap mobilitas berkelanjutan.
"Kehadiran SPKLU Ultra Fast Charging di Grand Aston Puncak merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperluas infrastruktur kendaraan listrik di Jawa Barat. Dengan teknologi ultra fast charging, kami ingin memastikan masyarakat dapat berwisata dengan lebih mudah dan ramah lingkungan. Ini merupakan tahap penting dalam mendukung transisi energi dan percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," kata Andre.
Andre juga menekankan fasilitas ini menjadi solusi strategis bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan jarak jauh, termasuk pada momen-momen puncak seperti musim mudik dan libur panjang.
"Langkah ini sejalan dengan upaya bersama untuk mendorong dekarbonisasi transportasi, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta memperkuat fondasi Indonesia menuju masa depan transportasi yang bersih dan ramah lingkungan. PLN berkomitmen untuk terus memperluas jaringan SPKLU di titik-titik strategis di seluruh Indonesia," kata Andre.
Dengan beroperasinya SPKLU ini, kawasan Puncak kini resmi menjadi lebih ramah kendaraan listrik. Bagi UCI, pembangunan SPKLU di Puncak merupakan bagian dari visi besar perusahaan untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang semakin luas dan merata di Indonesia.
Ke depan, UCI berencana terus memperluas jaringan SPKLU di berbagai lokasi strategis lainnya guna mendukung perjalanan jarak jauh yang nyaman dan berkelanjutan.
Informasi lebih lanjut mengenai PT Usaha Chunlan Indonesia dapat diakses melalui laman resmi www.uci.co.id atau melalui Instagram resmi @cicibeny.
Tonton juga video "Vinfast Mau Bangun 100 Ribu SPKLU di Indonesia"
(akd/ega)











































