Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengantongi 13 sumur tambahan untuk dieksplorasi tahun 2026. Sumur-sumur tersebut berasal dari Work Program and Budget (WPnB) yang telah ditandatangani SKK Migas.
Kemudian untuk multi-stage fracturing, SKK Migas juga telah mengantongi 6 sumur tambahan baru. Namun, SKK Migas masih menargetkan tambahan eksplorasi sumur sebanyak 48 dan 77 kegiatan multi-stage fracturing.
"Kita sudah ada dapat tambahan 13 sumur untuk eksplorasi dari WPnB yang sudah kami tanda tangani. Kemudian untuk multi-stage fracturing kami sudah dapat 6 tambahan. Totalnya sudah 13. Sehingga kami memerlukan upaya-upaya lagi nanti sepanjang tahun sampai dengan bulan Desember tambahan untuk eksplorasi," ungkap Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, dalam RDP bersama Komisi XII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 8 Ladang Migas Siap Produksi Tahun Ini |
Djoko mengatakan, secara total SKK Migas masih memerlukan tambahan 88 sumur lagi untuk mencapai target yang telah ditetapkan tahun ini. Adapun target eksplorasi ini menjadi bagian dari program Triple 100.
Ia menambahkan, saat ini SKK Migas telah mengantongi sejumlah kesepakatan, salah satunya dengan Schlumberger untuk penerapan multi-stage fracturing. Ke depan, kesepakatan yang sama juga akan dilakukan dengan sejumlah perusahaan lainnya.
"100 sumur yang tadi disampaikan untuk sumur eksplorasi, 100 sumur multi-stage fracturing," imbuhnya.
Lihat juga Video: Polda Sumbar Bakal Bangun Sumur Bor di 150 Titik buat Warga
(acd/acd)










































