Kawasan Industri Dibidik Pakai Energi Hijau, Begini Caranya

Kawasan Industri Dibidik Pakai Energi Hijau, Begini Caranya

Retno Ayuningrum - detikFinance
Rabu, 18 Feb 2026 08:55 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kawasan industri di Indonesia mulai beralih menggunakan energi ramah lingkungan berkat masifnya implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Berdasarkan laporan Center for Global Sustainability, sebanyak 21 kawasan industri di Indonesia kini sudah mulai melirik atau menggunakan PLTS sebagai strategi energi bersih mereka.

CEO SUN Energy Jefferson Kuesar mengatakan akselerasi kawasan industri hijau bukan lagi pilihan, namun kebutuhan untuk menjaga daya saing kawasan industri Indonesia di pasar global. Melalui pendekatan Energy-as-a-Solution, SUN membantu kawasan industri dan para tenant untuk memangkas emisi sekaligus meningkatkan efisiensi energi demi memenuhi standar ESG (Environmental, Social, and Governance) global.

"Melalui pendekatan Energy-as-a-Solution, kami tidak hanya menghadirkan PLTS, tetapi membangun fondasi energi terbarukan yang lebih stabil, efisien, dan rendah emisi bagi tenant dan pengelola kawasan industri. Inilah kontribusi kami dalam mempercepat transisi energi dan mendorong implementasi kawasan industri hijau di Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jefferson menerangkan pihaknya tidak lagi hanya menyediakan kepingan panel surya, melainkan menghadirkan ekosistem energi terintegrasi. Ekosistem ini mencakup PLTS Atap untuk sektor komersial dan industri (C&I), manajemen penyimpanan energi (battery storage), hingga elektrifikasi kendaraan operasional. Pendekatan komprehensif ini dinilai menjadi fondasi kuat bagi terbangunnya green industrial park yang berkelanjutan di tanah air.

ADVERTISEMENT

Pihaknya telah mengimplementasikan PLTS di tiga kawasan industri raksasa nan strategis, yakni Karawang International Industrial City (KIIC), Greenland International Industrial Center (GIIC), dan Kawasan Industri Jababeka. Hingga saat ini, puluhan megawatt kapasitas sistem energi surya telah terpasang di lebih dari 20 lokasi proyek.

Di Jababeka, SUN mengembangkan PLTS berkapasitas 1,8 MW yang digunakan secara kolektif oleh tenant dari berbagai sektor, mulai dari otomotif, farmasi, hingga industri kemasan, sejalan dengan target dekarbonisasi nasional.

CEO SUN Mobility, Karina, menyebutkan bahwa elektrifikasi transportasi operasional adalah kunci penting dekarbonisasi. "Selain mengembangkan sistem energi surya, kami memandang elektrifikasi transportasi logistik dan operasional turut menjadi elemen penting dalam upaya dekarbonisasi kawasan industri," ujar Karina.

Lihat juga Video 'Dirut PLN Ungkap Strategi Ciptakan Listrik dari Energi Hijau':

(rea/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads