Freeport Dapat Izin Tambang Usai 2041, Prabowo Jaga Hubungan Baik dengan AS

Freeport Dapat Izin Tambang Usai 2041, Prabowo Jaga Hubungan Baik dengan AS

Heri Purnomo - detikFinance
Kamis, 19 Feb 2026 12:44 WIB
Tambang terbuka Grasberg yang dikelola PT Freeport Indonesia (PTFI) diperkirakan bakal ditutup akhir tahun 2018. Begini kondisinya saat ini.
Ilustrasi.Foto: Ardhi Suryadhi
Jakarta -

Pemerintah memastikan perpanjangan izin pertambangan PT Freeport Indonesia di Papua setelah 2041.

Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Investasi Indonesia dengan perusahaan tambang asal Amerika Serikat, Freeport-McMoRan, serta unit usahanya Freeport Indonesia.

Melansir Reuters, Kamis (19/2/2026), kabar telah diperpanjangnya izin Freeport diungkapkan oleh Chairman Freeport-McMoRan, Richard Adkerson, dalam sebuah acara di U.S. Chamber of Commerce, Washington, Rabu waktu setempat. Dalam acara tersebut juga turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun Prabowo melakukan perjalanan ke Washington untuk menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta untuk mengupayakan tarif yang lebih rendah.

Dalam pidatonya di acara tersebut, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia menginginkan adanya hubungan yang baik dengan Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

"Kami menginginkan hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di semua bidang politik maupun ekonomi," ujar Prabowo dalam pidatonya di acara Kamar Dagang tersebut.

Simak juga Video 'Kronologi SHM Warga Transmigran Kotabaru Sempat Hilang 'Ditelan Tambang'':

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads